Lompat ke konten

Astronomi

Jepang Berhasil Menangkap dan Membawa Debu Asteroid ke Bumi

    Pesawat pengamat antariksa Jepang mengakhiri misi perjalanan tujuh tahun pada awal tahun ini, membawa debu dari permukaan asteroid untuk pertama kali, demikian dikatakan badan antariksa Jepang pada Selasa (16/11/2010). Ilmuwan berharap partikel tersebut menguak rahasia pembentukan tata surya. Pesawat tanpa awak Hayabusa, yang berarti burung elang dalam bahasa Jepang, rusak saat memasuki atmosfer Bumi pada Juni, tapi berhasil menjatuhkan kotak penampung berisi sampel setelah mendarat pada asteroid Itokawa, yang mendekati Bumi pada 2005. Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA) mengatakan partikel tersebut berpotensi memberi petunjuk cara tata surya terbentuk…

    Puncak Hujan Meteor Leonid Adalah 17-18 November

      Hujan meteor Leonid, 10 November-23 November, mencapai puncaknya pada 17-18 November. Tahun ini, jumlah meteor yang seakan memancar dari rasi Leo ini mencapai 15-20 meteor per jam dengan kecepatan hingga 30 kilometer per detik. Meteor yang menimbulkan hujan meteor Leonid berasal dari sisa-sisa debu yang dipancarkan komet 55P/Tempel-Tuttle saat mendekati Matahari setiap 33 tahun sekali. Komet ini terakhir mendekati Matahari pada 1998. Setiap tahun, dalam gerak Bumi mengelilingi Matahari, Bumi memasuki daerah sisa-sisa debu komet itu. Saat sisa debu memasuki atmosfer Bumi, terbentuklah hujan meteor. Waktu terbaik mengamati…

      Air Dibulan Ternyata Sangat Melimpah dan Bisa Mengisi 1500 Kolam Renang

        Saat NASA sempat membuat sebuah lubang di permukaan bulan tahun lalu, sejumlah ilmuwan menduga akan ada percikan. Hanya saja, tidak diketahui seberapa besar percikan itu. Namun, hasil dari foto permukaan bulan memperlihatkan adanya air di dalam lubang tersebut, 41 galon dari es dan juga uap air. Seperti dilansir AP, mungkin air ini hanya bisa digunakan untuk mencuci di mesin cuci. Namun, jumlah ini jumlahnya lebih banyak dari yang diperkirakan oleh para ilmuwan sebelumnya. Estimasi ini hanya dari yang bisa dilihat oleh para ahli dari sisa debu yang berhasil…

        Manusia Memulai Perburuan Untuk Mencari Tempat Tinggal Baru Planet Lain Di Antariksa

          Seiring semakin menurunnya daya dukung Bumi, keinginan manusia untuk mencari tempat-tempat baru di jagat raya yang dapat digunakan untuk menopang kehidupan di Bumi terus dilakukan. Setelah memerhatikan Bulan, Mars, dan salah satu satelit Planet Saturnus, Titan, perhatian manusia juga tertuju pada planet-planet lain di luar sistem keplanetan Matahari yang disebut eksoplanet. Sejak penemuan Planet 51 Pegasus b di Bintang 51 Pegasus pada 1995, keberadaan sistem keplanetan di luar tata surya Matahari (ekstrasolar) menjadi tumpuan harapan baru. Meski planet-planet yang ditemukan umumnya berupa planet raksasa dan gas, mirip Yupiter…

          Memahami Akhir Ramadhan, Gravitasi, dan Desain Agung

            ”Sains tanpa agama buta, agama tanpa sains lumpuh”. (Albert Einstein) Bulan Ramadhan 1431 H segera berakhir dan bulan baru 1 Syawal 1431 H pun tiba. Secara astronomi, itulah siklus (peredaran Bulan mengelilingi Bumi) yang telah berlangsung selama miliaran tahun. Dalam perspektif umur manusia, hal itu seperti sebuah keabadian. Dalam Laporan Iptek, 10 Agustus silam, disinggung sekilas tentang masa depan sistem Bumi-Bulan ini, khususnya terkait dengan evolusi bintang yang menyebut Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah, dan itu akan menghadapkan Bumi-Bulan dalam beberapa skenario. Satu hal yang juga…

            Pada Tahun 2018 Badan Amerika NASA Akan Berangkat Menuju Matahari

              Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan melaksanakan misi ambisius, mengirimkan pesawat luar angkasa tanpa awak langsung menuju Matahari. Proyek ini diharapkan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seputar tata surya kita. Pesawat seukuran mobil akan diterjunkan ke atmosfer Matahari dalam jarak 4 juta mil dari permukaan Sang Surya. Tugas berat disandang satelit  tersebut — mengeksplorasi wilayah yang belum pernah dikunjungi pesawat luar angkasa buatan manusia. Misi menuju Matahari ini diberi nama Solar Probe Plus dan dijadwalkan diluncurkan pada 2018. NASA telah memilih lima investigator sains yang akan membuka misteri terbesar…

              Malaikat Awan Muncul Di Inggris

                Fenomena alam menjelang terjadinya bencana, selalu saja memancing debat tak berkesudahan. Misalnya, ketika muncul awan aneh di langit Yogyakarta menjelang gempa bumi dahsyat di daerah tersebut tahun 2006 silam. Pada Sabtu (21/8/2010) sekitar 17.30 WIT tadi, awan aneh berbentuk naga juga muncul di langit Jayapura, Papua. Orang awam pun bertanya-tanya, pertanda apakah fenomena unik itu. Namun, kecenderungan menghubungkan bentuk-bentuk awan dengan alam supranatural juga terjadi di Inggris. Daily Mail berbasis di London, Sabtu ini juga mengunggah foto awan yang dianggap berbentuk malaikat, hasil bidikan Christine Snowdon (61). “Mungkin…

                Ilmuwan Stephen Hawking Berhasil Menyingkirkan Tuhan

                  Tuhan tidak lagi mempunyai tempat dalam teori-teori penciptaan alam semesta karena serangkaian perkembangan dalam fisika, kata ilmuwan Inggris, Stephen Hawking, dalam sebuah buku baru. Dalam buku The Grand Design yang ditulis bersama ahli fisika AS, Leonard Mlodinow, Hawking mengatakan, serangkaian teori baru membuat penciptaan jagat raya tidak memerlukan pencipta, menurut surat kabar The Times yang menerbitkan kutipan-kutipan dari buku itu hari Kamis. Buku baru itu menantang teori Isaac Newton bahwa Tuhan pasti telah terlibat dalam penciptaan karena tata surya kita tidak bisa terbentuk dari kaos hanya melalui alam,…

                  Hujan Meteor Memusnahkan Dinosaurus

                    Selama ini diyakini bahwa musnahnya dinosaurus diakibatkan oleh tabrakan antara meteor dan Bumi sekitar 65 juta tahun lalu yang membentuk kawah Chicxulub di Teluk Meksiko, Amerika Serikat. Namun, studi baru menunjukkan, hewan itu musnah akibat tabrakan meteor minimal dua kali yang ditunjukkan dengan terbentuknya kawah Boltysh di Ukraina. Dengan demikian, musnahnya dinosaurus diduga hujan meteor yang berlangsung selama ribuan tahun. BBC News, Jumat (27/8), menyebutkan temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Geology oleh tim yang dipimpin David Jolley dari Universitas Aberdeen. Kawah Boltysh itu ditemukan pada tahun 2002, tetapi…

                    Astronom Eropa Menemukan Lagi Bintang Baru

                      Para astronom Eropa menemukan sebuah bintang yang dikelilingi tujuh planet. Ini merupakan penemuan eksoplanet terbesar sejak 15 tahun lalu. Bintang ini mirip dengan sistem tata surya. Meski begitu, belum ditemukan bukti bahwa tata surya itu layak menjadi tempat tinggal manusia kelak. Bintang itu adalah HD 10180, berada pada jarak 127 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi bintang selatan Hydrus, ular air jantan, demikian laporan European Southern Observatory (ESO) dalam siaran pers Selasa (24/8). Mereka mendeteksi lima planet besar, seukuran Neptunus, tetapi mengorbit dalam setahun antara enam hari dan…

                      Perkembangan Tomografi Alat Ajaib Untuk Deteksi Dari Kanker sampai Antariksa

                        Perkembangan tomografi yang dikenalkan tahun 1972 hingga kini telah sampai pada pencitraan tiga dimensi yang dinamis. Aplikasi teknis diagnosis ini dikembangkan di Indonesia untuk deteksi tabung gas hingga diagnosis dan terapi kanker. Tomografi atau pencitraan penampang obyek sesungguhnya belumlah lama dikembangkan. Pengembangan teknik pencitraan ini pada awalnya dirintis oleh Cormack tahun 1964. Ia mengenalkan bentuk numerik atau algoritme pencitraan berupa penampang lintang dua dimensi. Cara Cormack ini diadopsi oleh Hounsfield sehingga ia dapat membuat citra otak atau bagian dalam kepala manusia pada tahun 1972. Inovasi Hounsfield merupakan cikal…

                        Dari Hilal Mulai Ke Bulan Dan Sampai Pada Kebesaran Alam Semesta

                          Puasa demi puasa, Lebaran demi Lebaran, satu hal yang terus mengiringi adalah penetapan bulan baru, yang didasarkan oleh penglihatan (rukyat) atau penghitungan (hisab). Keduanya melambangkan kecerdasan manusia, dan karena itu sama-sama berkahnya, tidak perlu dipertentangkan. Kedua metode juga diterima sebagai mazhab dalam ilmu astronomi, yang mempelajari langit dan serba isinya. Ada yang mempelajari semesta secara observasi, dengan teleskop yang makin lama makin canggih; tetapi juga ada yang mendapatkan pengetahuan tentang kosmos dengan kekuatan abstraksi yang didukung oleh ilmu matematika yang amat hebat. Tentu, tentang Bumi dan Bulan, masih…