Lompat ke konten

Astronomi

Kecintaan Pada Alam Semesta dan Tabrakan Meteor

    Di akhir hujan meteor Lyrid yang berlangsung pada April lalu, meteorit menimpa sebuah rumah di permukiman padat Kelurahan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur. Luncuran meteor yang biasanya menjadi pemandangan indah di langit ternyata jadi bencana ketika tak sepenuhnya terbakar saat memasuki atmosfer. Meteor adalah partikel antariksa yang terbakar di atmosfer Bumi sehingga menghasilkan cahaya terang pada malam hari. Partikel tersebut umumnya berasal dari semburan komet saat bergerak mendekati Matahari. Meteor yang berukuran besar dan tidak habis terbakar, ketika sampai di Bumi disebut meteorit. Namun, jangan salah. Meski harus…

    Hebat Anak Indonesia Punya Ide Besar Menciptakan Robot

      Setiap kali pulang dari bepergian seusai liburan, akuarium Sayyidathu Thifal Atqiyya (16) selalu kotor dan terkadang ikannya mati karena tak terurus. Itu pula yang dialami Zuraidah Hanifah (15). Setelah berpikir panjang mencari solusi, kedua siswi sekolah-rumah (homeschooling) Madrasah Techno Natura, Depok, itu akhirnya membuat simulasi robot ekosistem yang bisa mengatur kelembaban udara, daratan, dan temperatur air di akuarium. ”Oleh karena itu, ia kami namakan robot ekosistem atau Eco-Bot. Ide awalnya sederhana, ya, bermula dari masalah akuarium itu. Kami kemudian mencari cara gimana biar akuarium enggak kotor lagi kalau…

      Ancaman Meteor Bagi Penduduk Bumi Kian Nyata

        Meteor yang sampai ke Bumi dalam ukuran cukup besar merupakan kejadian langka, tetapi kemungkinan meteorit mengenai permukiman akan meningkat seiring memadatnya penduduk. Ancaman lain dari antariksa muncul dengan bertambahnya jumlah sampah antariksa berupa rongsokan satelit. Meteorit yang menimpa rumah kediaman seperti yang terjadi Kamis (29/4) di permukiman padat di Kelurahan Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, menurut catatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), merupakan yang pertama kali terjadi di Indonesia. Selama ini meteorit—batu meteor yang sampai ke permukaan bumi—jatuh di wilayah tak berpenghuni. Tujuh tahun terakhir LAPAN mencatat…

        Ledakan Meteorit Yang Jatuh Dari Langit Merusak Tiga Rumah Di Duren Sawit Jakarta

          Ledakan misterius di Duren Sawit, Jakarta Timur, masih mengundang tanda tanya, termasuk bagi para peneliti antariksa di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN). Berdasarkan temuan Puslabfor Polri, ledakan tersebut kemungkinan disebabkan benda antariksa. Menurut Dr Thomas Djamaluddin, pakar antariksa LAPAN, kalau benar ledakan tersebut disebabkan meteorit, peristiwa semacam ini termasuk langka. Dalam artian, ledakan meteorit yang dekat permukaan Bumi dan diketahui manusia jarang ditemui. “Laporan yang sampai di LAPAN, meteorit jatuh pernah terjadi sekitar awal tahun 2000-an di Tegal, tahun 2003 di Pontianak, dan tahun 2007 di Bali,”…

          Lapan Gelar Workshop Kompetisi Membuat Roket

            Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menggebrak minat teknologi kedirgantaraan melalui wadah kompetisi roket untuk mahasiswa se-Indonesia. Sebelum kompetisi berlangsung, Minggu (25/4), Lapan turut mendukung DP2M DIKTI, UGM, AAU, dan Pemkab Bantul dalam hal penyelenggaraan workshop bertajuk Kompetisi Roket Indonesia (Korindo) 2022. Ajang berbasis teknologi dirgantara ini bertujuan untuk menjaring minat dan prestasi mahasiswa dalam rancang bangun sistem muatan roket. Workshop berlangsung di Ruang Sidang II, Gd. KPTU, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Mengawali acara, Dekan Fakultas Teknik UGM, Ir. Tumiran, M.Eng.,…

            Lima Planet Dalam Satu Langit Terjadi Lagi

              Pada Kamis (15/4) malam, Anda akan memiliki kesempatan bagus untuk melihat lima planet dengan mata telanjang dalam satu malam. Hanya sesaat setelah matahari terbenam, lihatlah Venus yang bersinar terang tepat di atas matahari. Ini akan menjadi yang paling terang di langit selain bulan sabit yang persis di bawah dan di sebelah kanannya. Hanya di bawah dan di kiri Bulan, carilah titik kecil cahaya. Itulah planet Merkurius. Saat langit lebih gelap, lihatlah ke atas planet merah Mars yang memudar dalam kecerahan. Malam ini Mars mengunjungi Beehive, klaster bintang indah…

              Gunung Berapi di Venus masih Muda dan Aktif

                Bukti baru-baru ini tentang sejumlah titik gunung berapi aktif di Venus seperti yang ada di Kepulauan Hawaii telah ditemukan dalam pengamatan baru oleh pesawat ruang angkasa Eropa. Gunung-gunung itu relatif berusia muda dan berpotensi aktif. Dari permukaan tersebut dapat memberikan ilmuwan petunjuk bagaimana planet ini telah dilapisi kembali setelah bertahun-tahun miliar terakhir. Pada gilirannya, ini dapat membantu untuk lebih memahami dinamika interior Venus serta perubahan iklim terhadap tetangga terdekat Bumi ini dan Bumi sendiri. Adanya beberapa hotspot permukaan Venus pertama kali diketahui oleh pesawat ruang angkasa Magellan milik…

                Bumi dan Air Membeku Akibat Matahari Tidur Terlalu Lama

                  Cuaca dingin ekstrem melanda kawasan lintang tinggi Bumi. Fenomena ini, antara lain, disebabkan oleh Matahari yang tidur berkepanjangan. Dampaknya menjadi terasa berat karena semakin diperparah oleh adanya pemanasan Bumi dan perubahan iklim global. Sejak Desember lalu, suhu ekstrem terus melanda kawasan Lintang Utara, yaitu mulai dari Benua Amerika, Eropa, hingga Asia. Di Eropa, suhu dingin bulan lalu pernah mencapai minus 16 derajat celsius di Rusia dan minus 22 derajat celsius di Jerman. Bagi Inggris, ini suhu ekstrem terdingin dalam 30 tahun terakhir. Jalur transportasi ke Perancis lumpuh. Amerika…

                  Foto Bunga Mawar Antariksa Terekam Oleh Teleskop Nasa

                    Teleskop NASA memotret sebuah awan antariksa yang dipenuhi bintang-bintang baru yang ditaburi debu-debu ruang angkasa. Citra inframerah ini berasal dari kumpulan bintang baru yang dilabel Berkeley 59. Tiap bintangnya “baru” beberapa juta tahun dan karena warna-warni merah dan hijaunya, para ilmuwan NASA menyamakannya dengan sebuah mawar kosmis. Citra ini diambil oleh perangkat baru NASA, yaitu Penjelajah Survei Inframerah Berlingkup Lebar atau Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE). Pengamat antariksa ini bernilai 320 juta dollar AS dan dibangun untuk memetakan seluruh langit dengan mendetail. Teleskop ini juga telah memotret asteroid…

                    Foto Pertama Mikroskop Matahari Dibuat Oleh NASA

                      Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memublikasikan sejumlah foto yang diabadikan sebuah satelit yang mampu memprakirakan gangguan badai matahari. Para ahli NASA menyatakan, foto itu memberikan informasi terbaru tentang gangguan badai matahari. Para ahli menunjukkan sejumlah foto badai matahari berwarna yang tajam dan sebuah video pendek badai matahari. Foto dan video itu ditangkap jaringan Solar Dynamics Observatory NASA, Rabu (21/4/2010). Satelit itu adalah satelit yang diluncurkan 11 Februari lalu. Pemimpin tim peneliti, Dean Pesnell, menjelaskan, foto dan video yang diabadikan satelit itu telah mematahkan sedikitnya satu dari…

                      Indahnya Melihat Hujan Meteor Lyrids Di Langit Jakarta Indonesia

                        Cahaya hujan meteor Lyrids di Indonesia bagian utara lebih terang. Sebab garis lintasan jatuhnya terlihat lebih panjang. Astronom dari Observatorium Bosscha, Lembang, Evan Irawan Akbar mengatakan, lintasan jatuhnya meteor di wilayah utara Indonesia mulai dari ketinggian 50 derajat dari garis horison. Sedangkan di Pulau Jawa, misalnya, cuma sekitar 40 derajat. Wilayah paling terang, kata dia, berada di negara-negara Eropa utara seperti Rusia. Di sana, jatuhnya meteor bisa dilihat dari atas kepala hingga lenyap di garis horison. “Kalau di Indonesia, wilayah pandangnya sempit,” katanya. Cahaya meteor itu akan terlihat…

                        Ditemukan Planet Biru Seperti Bumi Yang Sangat Berlimpah Air

                          Penemuan “dunia tirta” baru (planet serupa Bumi yang berlimpah air) yang mengorbiti satu bintang dalam jarak 40 tahun cahaya menjadi planet pertama yang diketahui mirip Bumi dan membuat manusia menjadi cukup dekat untuk bisa mengendus atmosfernya, kata para astronom seperti dikutip jurnal Nature. Dinamai GJ 1214b, ukuran planet ini hanya sekitar 2,7 kali ukuran Planet Bumi dengan massa kira-kira 6,5 kali lebih berat dari Bumi. Berdasarkan berat jenisnya, para ilmuwan mengira GJ 1214b mengandung 3/4 air likuid dengan inti padat dari besi dan nikel serta atmosfer hidrogen dan…