Lompat ke konten

Biologi Ilmu Alam

Fosil Makhluk Raksasa Setinggi 4 Meter Ditemukan di Tambak Pesisir Bekasi

    Sejumlah tulang yang diperkirakan sebagai fosil binatang raksasa, ditemukan di tambak ikan di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Hingga Senin (24/11), warga masih menggali di sekitar lokasi penemuan awal karena menduga masih ada bagian tulang yang terpendam di tanah. Heboh penemuan fosil tersebut berawal dari ditemukannya sepotong tulang yang sudah menghitam oleh Muasim (32), warga Kampung Cabangbungin, Desa Pantai Bhakti, Muaragembong, Selasa (18/11) lalu. Saat itu Muasim tengah mengangkat lumpur di tambak ikan milik Sainan, tetangganya, yang luasnya sekitar tujuh hektar. Pengangkatan lumpur tersebut dilakukan untuk menjaga kedalaman tambak…

    Laba Laba Ternyata Sukses Membuat Sarang Di Angkasa

      Apa yang belum pernah dilihat itu akhirnya terbuka, ketika salah satu dari dua laba-laba bertubuh bulat beraksi: memintal jaring simetris pada eksperimen di Stasiun Luar Angkasa Internasional. ”Sangat indah,” kata pemimpin misi, Michael Fincke, melalui radio ke stasiun kontrol di Bumi. Dua ekor laba-laba itu dibawa ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) menggunakan pesawat ulang-alik NASA Endeavour, awal pekan lalu. Awalnya, kedua laba-laba kesulitan ”bekerja” di laboratorium, saat hari-hari pertama dalam keadaan tanpa gravitasi. Tak lama kemudian, adaptasi dalam kondisi tanpa bobot bisa dijalani dengan cepat. Laba-laba itu…

      Mammoth Purba Bangkit Dari Kematian Lewat Klonning Karena Kode Genetiknya Telah Lengkap Dipetakan

        Mimpi menghidupkan kembali dinosaurus dan hewan-hewan purba seperti dalam sekuel Jurassic Park selangkah lagi mendekati kenyataan. Para ilmuwan berhasil memetakan sebagian besar kode genetika mammoth purba, saudara tua gajah yang memiliki tubuh berambut lebat. Daftar kode genetik tersebut diterjemahkan dari ekstrak sel 20 gumpalan rambut mammoth yang diambil dari mumi mammoth yang ditemukan di lapisan es Siberia, Rusia. Mamoth yang dapat tumbuh hingga setinggi lebih dari 5 meter hidup sekitar 10.000 tahun lalu. Jika seluruh peta genetika (genom) selesai dikodekan, bukan tidak mungkin mammoth dapat dihidupkan kembali melalui…

        Fosil Penyu Perenang Tertua Ditemukan Di Inggris

          Sebelum berenang di air, nenek moyang penyu yang muncul sejak Periode Triassic 210 juta tahun lalu merupakan jenis hewan darat seperti kura-kura. Kapan penyu mulai berenang di laut menjadi misteri sampai ditemukan fosil spesies baru di bagian barat daya Inggris. Fosil tersebut menunjukkan bahwa penyu baru berenang di air antara 180-160 juta tahun lalu. Penyu yang diberi nama spesies Eilanchelys waldmani tersebut merupakan transisi antara penyu primitif dan penyu perenang. “Penyu perenang tertua ini berat, pejalan lambat dipersenjatai tempurung dan tumit yang tebal,” ujar Jeremy Anquetin, seorang mahasiswa…

          Gen Kangguru dan Manusia Serupa dan Berevolusi Di China

            Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China. Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah. “Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama,” kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.…

            Burung King Fisher Terancam Punah

              Burung “king fisher” atau raja udang yang dilindungi di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) terancam punah akibat pemburuan. “Saat ini populasi burung king fisher hanya mencapai puluhan ekor,” kata  Kepala Bagian Humas TNUK Enjat Sudrajat, Jumat (14/11). Dia mengatakan, kelompok burung berparuh panjang dan kokoh ini nasib terancam, sehingga polisi hutan terus mengawasi dan memantau di habitatnya di kawasan taman nasional.  Namun demikian, hingga saat ini petugas belum menemukan tersangka pemburuan burung king fisher. “Saya yakin pemburu burung itu dengan cara dijerat di   atas ketinggian pohon 900…

              Komoditas Jagung Hibrida Bima, Bukti Kerja Keras Peneliti

                Anggapan kinerja peneliti atau pemulia tanaman pangan di Indonesia loyo kini terbantahkan. Hal itu setidaknya tecermin dari keberhasilan mereka merakit jagung hibrida varietas Bima-1 sampai dengan Bima-6 yang memiliki produktivitas sangat tinggi. Jagung varietas Bima-5, misalnya, potensi hasil per hektar mencapai 14,4 ton jagung pipilan kering. Adapun rata-rata hasil—setelah lewat uji multilokasi dan adaptasi di berbagai tempat—mencapai 11,3 ton. Panjang tongkol mencapai 18,2 sentimeter, jumlah baris biji per tongkol 12-14 helai, bobot 1.000 butir dengan kadar air 15 persen sekitar 270 gram, tinggi tanaman 204 cm, umur masak…

                Mengayunkan Bayi Bisa Merusak Otak

                  Orang tua yang emosi dengan tangisan anak, harus berpikir ulang sebelum bertindak kasar yang mengakibatkan penyesalan. Menguncang-guncang bayi menangis ternyata dapat menyebabkan kerusakan otak yang parah bahkan kematian. DPA mengutip asosiasi dokter anak se-Jerman yang mengemukakan bahwa orang tua yang sedang emosi kepada anaknya harus segera meninggalkan ruangan atau menghitung hingga angka 10 lalu menghirup nafas dalam-dalam. Seorang dokter anak dapat menyarankan klinik rawat jalan terdekat untuk menggampangkan hubungan orang tua dengan “bayi yang sulit”. Rata-rata sekitar 100 bayi di Jerman setiap tahun mengalami kerusakan parah di otak…

                  Semut Lebih Suka Garam Daripada Gula

                    Coba perhatikan perilaku semut di sekitar rumah Anda. Pisang goreng atau kerupuk di atas meja makan yang notebene tidak manis apakah tetap dikerumuni seperti halnya sejumput gula atau sirup yang tumpah. Kenyataannya sebagian koloni semut bahkan lebih menyukai garam daripada gula. Setidaknya perilaku ini terlihat pada semut-semut yang tinggal di pedalaman yang jauh dari laut. “Ketertarikan terhadap garam meningkat seiring jarak dari laut,” ujar Profesor Robert Dudley, salah satu peneliti dari Universitas California Berkeley, AS. Kesimpulan tersebut diambil setelah Dudley dan koleganya dari Universitas Arkansas Little Rock (UALR)…

                    Pinggang Lebar Meningkatkan Risiko Kematian

                      Memiliki garis pinggang lebar dapat meningkatkan hampir dua kali-lipat risiko orang meninggal pradini bahkan jika massa tubuh tak melebihi indeks ukuran “normal”. Demikian hasil satu studi baru terhadap lebih dari 350.000 orang di seluruh Eropa, yang disiarkan Rabu di dalam majalah AS New England Journal of Medicine. Studi tersebut memberi bukti kuat bahwa menyimpan kelebihan lemak di sekitar pinggang menimbulkan risiko besar kesehatan, bahkan pada orang yang tak dianggap kelebihan berat tubuh atau kegemukan. Studi itu menyatakan para dokter mesti mengukur garis pinggang pasien dan pinggul mereka serta…

                      BPPT Kembangkan Mikroba Untuk Pertanian Lahan Gambut

                        Pontianak (ANTARA News) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan mikroba yang mampu menaikkan kadar keasaman lahan gambut sehingga mengurangi kebutuhan pupuk hingga 30 persen dan mencegah pembakaran lahan oleh petani. Direktur Pusat Teknologi Bioindustri BPPT, Dr Koesnandar di Pontianak, Kamis, mengatakan, penelitian terhadap mikroba tersebut dilakukan selama dua tahun sebelum dikembangbiakkan dan diujicobakan di lahan gambut di seputar Kota Pontianak. Permasalahan utama dalam mengolah lahan gambut untuk ditanami adalah kadar keasaman (pH) yang rendah, dengan kisaran 3,8 sampai 4,5. Idealnya, agar tanaman dapat tumbuh baik,…

                        Jagung Transgenik Sebabkan Kesuburan Rendah dan Kemandulan

                          Setelah pengamatan dan penelitian lama, beberapa ilmuwan Austria telah menemukan bahwa tikus percobaan memperlihatkan kesuburan yang lebih rendah dan anak yang lebih lemah dengan berat badan lebih ringan setelah lama mengkonsumsi jagung transgenik. Sebagaimana dilaporkan Xinhuna, Badan Kesehatan dan Keamanan Makanan Austria (AGES), Selasa, menyiarkan temuan hasil penelitian yang dipercayakan oleh Kementerian Kesehatan, Keluarga dan Pemuda Federal Austria (BMGFJ) dan dilaksanakan oleh Veterinary University Vienna. Penelitian tersebut dipimpin oleh Professor Juergen Zentek dari Veterinary University Vienna, dengan tujuan menemukan apakah konsumsi lama jagung transgenik akan memiliki dampak berbahaya…