Lompat ke konten

Biologi Ilmu Alam

Primata Yang Sudah Punah Selama 60 Tahun Kini Muncul Kembali

    Setelah dianggap punah selama  60 tahun karena habitatnya dibabat menjadi perkebunan teh, sejenis primata unik ditemukan kembali dan berhasil difoto. Sebelumnya primata jenis Loris Horton Plains (Loris tardigradus nycticeboides) ini sempat dilaporkan terlihat pada tahun 2002, namun tidak ada bukti foto yang menyertainya. Penelitian selama lebih dari 1000 malam dilakukan di 120 wilayah berhutan di Sri Lanka oleh para ahli biologi bekerjasama dengan Zoological Society of London (ZSL). Pencarian ini akhirnya menemukan loris di enam wilayah, dan para peneliti menangkap tiga spesimen hidup untuk diteliti Alasan utama yang…

    Mawar Hijau Kini Sudah Bisa Tumbuh Di Kebun Raya Bali

      Mawar merah sering menjadi lambang asmara. Nah, bagaimana kalau bunga mawar berwarna hijau? Lambang cinta lingkungan mungkin kali ya? Nah, soal mawar hijau yang mungkin belum banyak diketahui itu kini bisa dijumpai di Kebun Raya Bali, salah satu obyek wisata di kawasan Bedugul, Bali. Sosok tanamannya sendiri tak jauh berbeda dengan mawar pada umumnya, dengan batang bercabang berduri serta daun menyirip. Uniknya, warna mahkota bunganya seluruhnya hijau. Yang mungkin agak berbeda, ukuran mahkota bunganya lebih kecil daripada mawar pada umumnya. Mawar hijau adalah salah satu bonus keunikan yang…

      Burung Langka Gajahan Timur Kembali Ditemukan Di Kalimantan Barat

        Komunitas Burung Ketapang, Kalimantan Barat, kembali menemukan burung langka di kabupaten itu yang dikenal sebagai gajahan timur atau dengan nama Latin Numenius madagascariensis atau Far Eastern curlew. Menurut Abdurahman Al Qadri dari Komunitas Burung Ketapang, Minggu (11/7/2010), burung gajahan timur tersebut ditemukan di tepi pantai Dusun Segak, Desa Sei Jawi, Kecamatan Matan Hilir, arah selatan Ketapang. “Saya bersama peneliti burung Indonesia dari Belanda berhasil mengabadikan burung air tersebut yang suka mencari makan di tepi pantai yang berlumpur,” katanya. Sementara itu, pengamat burung dari Belanda, Dr Bas van Balen,…

        Puluhan Ternak Dibunuh Oleh Nyamuk Kepala Putih

          Puluhan ternak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mati akibat serangan nyamuk berkepala putih yang hingga kini jenisnya belum bisa teridentifikasi. “Puluhan ternak kebanyakan kambing dan sapi telah mati akibat serangan nyamuk berkepala putih. Tapi kita belum tahu apa jenis nyamuk tersebut karena masih diteliti di laboratorium,” kata Kepala Dinas Perternakan Provinsi Riau, Patrianov, di Pekanbaru, Kamis (7/1/2010). Serangan nyamuk berkepala putih mulai terjadi di Inhu sejak Desember 2021. Umumnya, hewan yang diserang nyamuk itu adalah ternak kambing dan sapi, namun ditemukan juga pernah mematikan ternak ayam. Ukuran nyamuk…

          Cara Mengusir Nyamuk Dengan Cara Alami

            Obat penyemprot nyamuk yang terbuat dari bahan-bahan kimiawi DEET sebenarnya tak baik untuk tubuh manusia. Disebutkan oleh situs Intent, beberapa riset menunjukkan bahwa kandungan DEET (diethyl-meta-toluamide) pada obat penyemprot terkait dengan kerusakan pada otak. Nah, daripada menggunakan zat berbahaya di rumah, lebih baik pilih yang alami, kan? Berikut adalah beberapa zat alami yang mampu mengusir nyamuk-nyamuk membandel. * Citronella. Ini adalah salah satu yang paling terkenal mampu mengusir nyamuk. Untuk dioleskan, pilih minyak esensial citronella murni, jangan minyak pewangi ruangan (fragrance oil). Minyak pewangi yang digunakan untuk membakar…

            Ciri Ciri Manusia Yang Disukai Oleh Nyamuk

              Meski kecil tapi gigitan si nyamuk bisa berbahaya. Bukan cuma menimbulkan gatal tapi juga penyakit yang membahayakan nyawa. Sebenarnya kalau diperhatikan ada orang-orang tertentu yang disukai nyamuk. Fenomena pilih-pilih sasaran oleh nyamuk ini rupanya menarik bagi para ahli. Menurut Jerry Butler, PhD, profesor emeritus dari Universitas Florida, sekitar 1 dari 10 orang adalah favorit nyamuk. Tetapi darah yang dihisap bukan untuk makanan. Nyamuk betina, nyamuk jantan tidak menggigit, membutuhkan darah manusia untuk mengembangkan sel telur. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mencari tahu ciri-ciri tertentu yang disukai nyamuk. “Ada…

              Nyamuk Ternyata Lebih Menyukai Manusia Yang Bertubuh Besar

                Selama ini nyamuk diduga lebih menyukai darah manusia berjenis kelamin perempuan karena lebih manis. Namun, laporan Annals of Internal Medicine yang dipublikasikan harian the New York Times menyebutkan, nyamuk sebenarnya lebih tertarik pada manusia yang berukuran tubuh besar. “Mungkin karena tubuh yang besar memancarkan panas atau karbon dioksida yang lebih besar,” sebut penelitian itu. Sebelum sampai pada kesimpulan itu, tim peneliti membandingkan tubuh perempuan hamil dengan yang tidak. Hasilnya, perempuan hamil dua kali lebih menarik bagi nyamuk. Analisisnya, perempuan hamil mengeluarkan karbon dioksida yang lebih banyak dan suhu…

                Cara Mengembang Biakan Bakteri Anaerob Serba Guna Untuk Pakan Ternak

                  Masyarakat urban tidak jarang menjumpai persoalan kloset mampet. Penghuni apartemen menemui saluran pencuci piring tersumbat sisa-sisa makanan. Aroma tak sedap pun sering merebak dari saluran air kotor permukiman. Jika penyebabnya adalah bahan-bahan organik, bakteri-bakteri pengurai bisa memperbaiki keadaan tersebut. Bakteri-bakteri pengurai dipilih dari jenis bakteri anaerob. Bakteri anaerob merupakan jenis bakteri yang tidak membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Bakteri anaerob tumbuh tanpa terkontaminasi udara bebas. Salah satunya tumbuh di dalam kotoran hewan yang masih berada di dalam perut. Ada dua cara untuk memperolehnya. Cara pertama,…

                  LIPI Harus Menjaga Kompetensi Ilmiah

                    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia harus lebih ketat melakukan evaluasi dan pengendalian kegiatan proyek penelitiannya sebab anggarannya terbatas, sementara target pencapaiannya tinggi. Usulan proyek penelitian yang didanai harus berskala nasional, bahkan dunia. Dengan pendampingan pakar yang kompeten, penelitian harus dapat diselesaikan dengan baik dan masuk jurnal internasional. Hal itu disampaikan pakar taksonomi LIPI yang telah pensiun, Mien Rifai, menanggapi pergantian Ketua LIPI, Senin (14/6). Kemarin, Kepala LIPI Umar Anggara Jenie yang telah memimpin lembaga itu sejak 2002 digantikan oleh Lukman Hakim yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala LIPI sejak…

                    Radiasi dari Alat Pemindai Kesehatan Sangat Berbahaya

                      Setiap kali melewati alat pemindai keamanan di bandara, ada perasaan waswas terkena radiasi. Begitu pula ketika menggunakan telepon genggam, peralatan dapur seperti microwave, atau sekadar melewati kawasan jaringan listrik tegangan tinggi. Memang benar jika ada kemungkinan kita terkena radiasi, tetapi ancaman radiasi yang terbesar justru ketika kita terlalu banyak menggunakan alat-alat medis. Menurut penelitian di AS yang dipublikasikan Associated Press, Senin (14/6), kasus radiasi dari alat-alat medis paling banyak terjadi di AS dibandingkan negara lain di dunia. Radiasi yang terlalu banyak meningkatkan ancaman kanker. Ancaman itu kian meningkat…

                      Pohon Trambesi Paling Hebat Menyerap Karbon Dioksida Sebasar 28,5 Ton

                        Alasan penanaman massal pohon raksasa trembesi atau Albizia saman yang disarankan pemerintah untuk menunjang program penanaman satu miliar pohon pada 2022 masih pro dan kontra. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan trembesi itu masih membutuhkan dukungan riset yang lebih saksama. ”Kebijakan penanaman pohon idealnya memerhatikan penggunaan dan kebutuhan masyarakat di tiap daerah. Trembesi termasuk jenis pohon dengan evaporasi atau penguapan tinggi sehingga berpotensi mengeringkan sumber air,” kata Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Mochammad Na’im, Senin (22/2/2010) di Yogyakarta. Hal berbeda diungkapkan dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB),…

                        Kodok Bermata Biru Ditemukan Lagi Di Bukit Barisan Sumatera

                          Spesies katak yang belum pernah diketahui sebelumnya ditemukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Sumatera. Spesies yang termasuk dalam genus Leptobrachium ini unik karena memiliki warna iris mata biru muda, baik di bagian atas maupun bawah. Kodok jenis baru ini dijumpai oleh Adiinggar Ul-Hasanah dan Wempi Endarwin dari Tim Wildlife Conservation Society tahun 2004, tetapi saat itu masih diidentifikasi sampai tahap genus saja, dan belum diketahui jenisnya. Penelitian lebih lanjut dilakukan tahun 2020 oleh Amir Hamidy, staf Museum Zoologicum Bogoriense (MZB), Puslit Biologi, LIPI. Amir yang saat itu…