Lompat ke konten

Dunia Binatang

Cumi Cumi Raksasa Sebesar Hampir 6 Meter Ditangkap Di Meksiko

    Para peneliti secara kebetulan mendapati seekor cumi-cumi raksasa sepanjang 5,9 meter tertangkap dalam jaring mereka di pesisir Lousiana, Teluk Meksiko. Temuan hewan langka di lokasi tersebut menunjukkan banyak hal yang tidak kita ketahui mengenai cumi-cumi raksasa. Cumi-cumi yang baru terjaring itu beratnya mencapai 46,7 kg. Ia tertangkap tanggal 30 Juli dalam jaring trawl pada kedalaman 450 meter di bawah air yang ditarik kapal peneliti. Namun, hewan itu mati karena tidak bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan tekanan pada kedalaman air berbeda saat dibawa ke permukaan. “Saat jaring pukat itu…

    Spesies Cumi Cumi Baru Ditemukan Di Samudra Hindia

      Para ilmuwan menemukan spesies cumi-cumi baru di Samudra Hindia. Penemuan itu dilaporkan oleh International Union for the Conservation Nature, Senin (15/11/2010). Adapun spesies tersebut termasuk dalam famili Chiroteuthid. Spesies yang ditemukan memiliki ukuran panjang sekitar 70 cm ini memiliki organ yang mampu memancarkan cahaya untuk menakuti mangsanya. Menurut laporan IUCN, spesies tersebut ditemukan di bagian dasar laut yang terjal. Sejauh ini, telah ditemukan 70 spesies cumi-cumi dalam ekspedisi tersebut. Semua spesies cumi-cumi itu mewakili 20 persen dari spesies cumi-cumi yang ada di dunia. “Selama 10 hari ini, para…

      Macam Gunung Merapi Berkeliaran Keliling Kampung Untuk Mengungsi

        Macan dari lereng Gunung Merapi terlihat berkeliaran Dusun Karanganyar, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejak dua malam lalu. “Sudah dua malam berturut-turut kami mengetahui ada tanda-tanda kehadiran macan di kampung kami,” kata Kepala Dusun Karanganyar, Kemis (47) di Magelang, Senin. Ia menyatakan memastikan suara binatang pada Kamis (13/11) dan Jumat (14/11) malam itu adalah macan. Bahkan, katanya, pada Kamis (13/11) malam dirinya sempat menyorotkan lampu senter kepada seekor macan di dekat kandang ternak seorang warga setempat saat dirinya ronda. Sebagian besar warga dusun setempat, sekitar…

        Serangga Terpanjang Sepanjang 35 Cm Didunia Ditemukan Di Kalimantan

          SERANGGA terpanjang di dunia ternyata ditemukan di Pulau Kalimantan. Serangga berbentuk batang ini ditetapkan sebagai serangga terpanjang di dunia oleh ilmuwan asal Inggris. Spesimen tersebut ditemukan oleh warga setempat dan diteliti oleh naturalis amatir Malaysia, Datuk Chan Chew Lun. Serangga unik ini kemudian diberi nama Phobaeticus Chani atau Chan’s megastick. Paul Brock dari Natural History Museum di London mengatakan bahwa ini adalah jenis serangga terpanjang yang pernah ditemukan selama ini. Bentuknya menyerupai pensil kurus dari bambu, panjangnya sekitar 22 inchi, dan panjang tubuh sekitar 14 inchi. Apakah kehebatan…

          Kodok Raksasa Pemburu Tikus dan Bisa Meloncat Setinggi 3.7 Meter Diternakan Di Inggris

            Menyebut kodok, yang terlintas di benak adalah hewan amfibi mungil berkaki empat yang suka meloncat-loncat. Demikian pula dengan kodok raksasa Afrika (African bullfrog). Namun, ada yang membedakan kodok jenis satu ini dengan kodok mungil lainnya. Kodok berpostur bongsor itu bisa meloncat hingga sejauh 3,7 meter. Tak hanya itu, African bullfrog (Pyxicephalus adspersus) termasuk dalam jenis amfibi pemakan daging (karnivora) yang bersifat agresif. Kodok itu memiliki gigi setajam proyektil yang disebut ondontoids. Konon, rasanya seperti terkena pecahan beling ketika daging kita dijepit kedua rahangnya. Seperti ketika seekor tikus yang…

            Perlombaan Lari Antara Manusia dan Burung Onta Diadakan Di Amerika

              CARA burung unta berjalan boleh dikatakan memang tidak anggun, namun hewan ini bisa lari dengan kecepatan yang sangat mengesankan. Dalam eksperimen yang dilakukan peneliti, ternyata kecepatan lari burung Unta lebih cepat dari manusia. Kesimpulan didapat dengan cara membandingkan manusia dan burung unta dalam satu lomba lari. Hasil eksperimen biomechanics ini dijelaskan dalam majalah ilmiah Royal Society Journal Interface. Dengan eksperimen itu, kini para peneliti mengetahui bahwa burung unta menggunakan separuh dari energi yang diperlukan manusia pada saat berlari dalam kecepatan paling tinggi, kata para peneliti. Rahasianya terletak pada…

              Di Amazon Setiap 3 Hari Sekali Ditemukan Spesies Baru

                Organisasi lingkungan World Wide Fund for Nature (WWF), Selasa (26/10), mengumumkan, di kawasan Amazon dalam satu dekade terakhir, tiga hari sekali ditemukan spesies baru! Ini menunjukkan bahwa Amazon sungguh merupakan daerah yang terkaya di dunia untuk keanekaragaman hayati. Antara tahun 1999 dan 2021, WWF telah mencatat lebih dari 1.200 spesies baru dari tumbuhan dan hewan bertulang belakang di Amazon. Informasi tersebut disampaikan WWF di Pertemuan Para Pihak ke-10 (COP-10) Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB di Nagoya, Jepang, yang berakhir 29 Oktober lalu. Laporan ”Amazon Alive: A Decade of Discoveries…

                Kemenangan Capung Lawan Kadal Terekam Dalam Fosil Berumur 100 Juta Tahun

                  Seekor capung dan kadal yang sedang berduel sekitar 100 juta tahun lalu, ditemukan di Myanmar dalam bentuk fosil. Kedua hewan itu ditemukan dalam kondisi tak utuh, capung ditemukan dalam kondisi tak berkaki sementara kadal ditemukan tanpa kaki depan dan ekornya. George Poinar, penemu fosil yang juga ahli ilmu serangga dari Oregon State University, mengungkapkan, kaki capung yang hilang diperkirakan dimakan oleh kadal. Menurut prediksinya, kala itu kadal dan capung sedang terlibat pertengkaran yang sengit. Kadal berusaha memakan capung dengan melahap kepalanya lebih dulu. Tapi sial, kadal tak bisa…

                  Sejumlah Vertebrata Dunia Diambang Kepunahan

                    Sejumlah spesies vertebrata menghadapi ancaman kepunahan serius. Rata-rata 50 spesies mamalia, burung, amfibi, reptil, dan ikan mendekati kepunahan setiap tahun. Hal itu mengemuka dalam UN Convention on Biological Diversity di Nagoya, Jepang, 18-29 Oktober 2022. Para perwakilan negara berkumpul di Jepang untuk menetapkan target dan pencapaian di bidang pelestarian keanekaragaman hayati. Laporan mengenai ancaman kepunahan tersebut merupakan hasil studi International Union for the Conservation of Nature (IUCN). Studi yang diluncurkan dalam pertemuan dunia itu juga dipublikasikan di jurnal Science baru-baru ini. Studi itu menggunakan Red List of Threatened…

                    Kecepatan Berpikir Otak Lebah Lebih Cepat Dari Komputer

                      Jangan pernah meremehkan lebah. Mahluk mungil seukuran satu ruas jari ini terbukti mampu menyelesaikan soal matematis yang kompleks dalam sekejap. Dari penelitian Universitas London, ilmuwan mendapati lebah mampu menempuh jarak terdekat antar bunga yang berbeda. Tes ini serupa dengan “Problem Perjalanan Salesman” yang menuntut seseorang menemukan jalan tersingkat untuk mencapai lokasi-lokasi tertentu. “Waktu berpikir lebah dalam menentukan rute mengalahkan komputer,” kata Nigel Raine, pakar biologi dari Royal Holloway Universitas London, seperti dikutip Guardian, Senin (25/10). Menurutnya, dengan otak yang hanya seukuran biji rumput, lebah mampu menentukan jarak terdekat…

                      Ikan Piranha Raksasa Pemangsa Buaya Dilepas Ke sungai

                        Pemancing dari Inggris, Jeremy Wade, berhasil mendapatkan piranha raksasa saat ekspedisi ke Sungai Kongo di Afrika. Saat berfoto, lelaki 52 tahun tersebut terlihat biasa saja sembari membopong ikan pemangsa daging yang ganas itu. Piranha raksasa yang biasa dijuluki sebagai ikan harimau goliath ini merupakan satu dari ikan air tawar yang paling ditakuti di dunia. Ukurannya jauh lebih besar dari piranha biasa, dan merupakan varian piranha yang hampir punah. Raksasa dari Sungai Kongo itu memiliki 32 gigi seukuran gigi hiu raksasa putih. Di Afrika, ikan ini biasanya memangsa manusia,…

                        Kucing Berevolusi Melalui Corak Warna Bulu

                          Tim ilmuwan dari Universitas Bristol yang dipimpin William Allen menemukan penyebab munculnya garis-garis dan bintik-bintik pada kucing besar yang sesuai dengan habitat mereka. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Inggris, Rabu (20/10), mereka menganalisis gambar 37 spesies Felidae yang terdiri dari kucing liar hingga macan tutul. Mereka menerjemahkan kompleksitas motif bulu mereka ke dalam rumus matematis. Persamaan ini kemudian dicocokkan dengan data tentang habitat serta perilakunya, antara lain cara dan waktu mencari mangsa. ”Kami menemukan bahwa spesies yang hidup di habitat tertutup, seperti hutan, bermotif bulu lebih rumit dibandingkan…