Lompat ke konten

Geologi

Air dan Tanah Di Mars dan Bumi Berasal dari Sumber yang Sama

    Air di Mars dan Bumi berasal dari sumber yang sama, meteorit yang mendarat di planet tersebut dalam masa awal pembentukannya. Ilmuwan menganalisis komposisi dua batuan langka Mars yang mendarat di Bumi sebagai meteorit. Analisis menunjukkan bahwa air yang ada di planet merah itu berasal dari benda langit yang sama. Hasil riset ini berlawanan dengan pandangan bahwa air di Bumi dan Mars berasal dari komet. Air berasal dari meteorit chondrite yang memiliki mineral yang bisa terintegrasi dengan planet tempatnya mendarat. “Meteorit itu memiliki cairan basalt, cairan basalt yang berbeda…

    Tsunami Tertua Di Indonesia Terjadi Di Pulau Ambon dan Seram dan Menewaskan 2.322 orang

      Lonceng-lonceng di Kastel Victoria di Leitimor, Ambon, berdentang sendiri. Orang berjatuhan ketika tanah bergerak naik turun seperti lautan. Tak lama kemudian air laut datang dengan suara bergemuruh. Demikian penggalan catatan naturalis Georg Everhard Rumphius tentang gempa dahsyat disusul tsunami yang melanda Pulau Ambon dan Seram pada 17 Februari 1674. Catatan itu dibuat Rumphius pada 1675 dan jadi satu-satunya naskah yang diterbitkannya semasa hidup. Kastel Victoria di Leitimor itu kini ada dalam kompleks Benteng Victoria, Ambon. Lokasi benteng ini persis di seberang Kantor Gubernur Provinsi Maluku. Saat ini benteng…

      Kristal Dapat Dipakai Meramal Kapan Gunung Api Meletus

        Kristal bukan hanya dapat digunakan sebagai perhiasan. Batu bening itu ternyata juga bisa digunakan untuk memprediksi letusan gunung api. Para ahli vulkanologi dari University of Bristol, Inggris, membuktikan hal itu setelah mempelajari sisa ledakan Gunung Saint Helens pada 1980. Penelitian gunung api ini dilakukan dengan gaya forensik. Kate Saunders bersama rekan peneliti lain mengumpulkan jejak letusan yang tertinggal di sekitar gunung. Jejak tersebut berbentuk lingkaran konsentris di sekeliling dapur magma, mirip lingkaran tahun pada pohon. “Lingkaran konsentris tersebut terisi kristal magma yang tumbuh bersamaan dengan perkembangan gunung,” kata…

        Benua Afrika Ternyata Memiliki Cadangan Air Terbesar Dunia dan Tersembunyi Dibawah Gurun

          Para ilmuwan mengatakan, benua Afrika yang kering berada di atas cadangan air tanah yang besar. Mereka mengatakan, volume total air di bawah tanah 100 kali lebih besar dari yang ditemukan di permukaan. Tim itu telah membuat peta yang merinci skala dan potensi sumber air tersembunyi tersebut. Dalam tulisan di jurnal Environmental Research Letters, mereka menekankan bahwa pengeboran berskala besar bukan jalan terbaik untuk meningkatkan persediaan air. Di seluruh Afrika terdapat lebih dari 300 juta orang yang tidak memiliki akses untuk air minum yang aman. Kebutuhan air dipastikan bertambah…

          Bukit Buatan Akan Dibangun Untuk Antisipasi Gempa dan Tsunami Di Mentawai

            Salah satu gempa besar yang dikhawatirkan merusak adalah gempa Mentawai. Besaran gempa diperkirakan mencapai 8,9 Skala Richter dan berpotensi menimbulkan tsunami. Area paling terancam antara lain Pagai, Mentawai, Sipora, dan Kota Padang. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, potensi bahaya gempa dan tsunami yang berpusat di Mentawai itu harus diwaspadai. Sejumlah analisis memperkirakan tingkat bahaya yang bisa ditimbulkan. “Dalam waktu 20-30 menit, tsunami akan mencapai Kota Padang. Ketinggian gelombang tsunami 6-10 meter dan mencapai jarak 5 km,” ungkap Sutopo dalam…

            Proses Terjadinya Pembalikan Medan Magnet Bumi Beserta Akibatnya Pada Manusia

              Sepanjang sejarah, kutub magnetik bumi mengalami pembalikan hingga ratusan kali. Kini ilmuwan, seperti dikutip Livescience, mengamati peristiwa pembalikan tersebut mulai terjadi. Kutub magnetik bumi dihasilkan oleh atom-atom besi di inti bumi yang bersusun bersama membentuk magnet raksasa. Batang magnet raksasa di tengah bumi inilah yang menyebabkan jarum kompas selalu mengarah ke kutub utara dan selatan. Namun catatan geologi dari tanah di dasar Samudera Atlantik menunjukkan kutub magnetik bisa berbalik arah oleh sebab yang belum diketahui. Perubahan ini menyebabkan jarum kompas berputar 180 derajat dari posisi saat ini. Proses…

              Pulau Sumatera dan Jawa Masih Menyatu Sampai Tahun 416 Masehi

                Para ahli telah bersepakat bahwa Pulau Jawa dengan Sumatera dulu menyatu. Bersama Kalimantan, kemudian membentuk dataran yang disebut Sunda Besar. Pemisahan Jawa dan Sumatera diyakini adalah akibat gerakan lempeng Bumi, walaupun tak sedikit yang berpendapat bahwa letusan Gunung Krakatau sebagai penyebab pemisahan ini. Pendapat yang mendukung pemisahan Jawa dan Sumatera karena letusan Krakatau biasanya mengacu pada Pustaka Raja Purwa, yang ditulis pujangga Jawa, Ronggowarsito, pada tahun 1869. Dalam buku ini dikisahkan, letusan Gunung Kapi—yang belakangan diidentifikasi sebagai Gunung Krakatau—menjadi penyebab pemisahan Pulau Jawa dan Sumatera. Peristiwa ini disebutkan…

                Ditemukan Kawah Gunung Berapi Raksasa Dibawah Permukaan Es Antartika

                  Para ilmuwan dari British Antarctic Survey berhasil memetakan rangkaian gunung berapi di bawah laut beku di dekat Antartika. Beberapa di antaranya masih aktif. Ini merupakan penemuan gunung berapi bawah laut pertama di kawasan tersebut. Menggunakan kapal yang dilengkapi dengan teknologi pemetaan dasar laut RRS James Clark Ross, para ilmuwan menemukan 12 gunung berapi di daerah tersebut. Tinggi gunung bervariasi dan ada yang mencapai 3.000 meter lebih dari dasar laut. Dalam ekspedisi ini, mereka juga menemukan kawah berdiameter 5.000 meter. Kawah ini diduga terbentuk akibat letusan gunung berapi. Sebanyak…

                  Patahan Lempengan Tektonik Masih Aktif Bergerak Sebanyak 2 MM Per Tahun

                    Patahan Lembang yang terletak di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, aktif bergerak. Perhitungan oleh pakar geologi dari Institut Teknologi Bandung terkait pergerakan itu sebesar 2 milimeter per tahun. Masyarakat harus diberi pemahaman tentang risiko bencana dan upaya mitigasi. Peneliti Irwan Meilano memasang sejumlah sensor yang dipantau lewat satelit di dua kelompok lokasi yang terbagi oleh patahan. ”Alat global positioning system yang terpasang menunjukkan bahwa ada pergerakan dengan rata-rata 2 milimeter per tahun. Ini menunjukkan bahwa Patahan Lembang tetap aktif bergerak,” kata Irwan, Jumat (25/3) di Bandung. Irwan menyatakan,…

                    Pulau Honshu Di Jepang Bergeser 2,4 Meter Akibat Tsunami dan Gempa

                      Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter yang mengguncang Jepang telah menggeser Pulau Honshu sejauh delapan kaki atau sekitar 2,4 meter dari posisinya semula. Demikian disampaikan US Geological Survey (USGS), Sabtu (12/3/2011). “Itu adalah angka yang masuk akal,” ujar ahli seismologi dari USGS, Paul Earle. Dikatakan Earle, pergeseran juga seharusnya terjadi di pulau-pulau di Indonesia dan Cile yang terkena imbas tsunami Jepang. Lazimnya, lempengan Pasifik bergeser sekitar 83 milimeter setiap tahunnya. Namun, gempa besar dapat menggeser lempengan Pasifik secara drastis, yang disusul dengan konsekuensi katastropik. Gempa bumi yang diikuti tsunami…

                      Telur Telur Bisa Berdiri Pada Siang Hari Saat Perayaan Imlek

                        Tahun baru Imlek berasal dari ribuan tahun, sejarah, dan budaya dengan perayaan yang beragam dari berbagai mitos dan tradisi. Beragam cara untuk merayakan ritual dan kegiatan ibadah dalam menyambut perayaan imlek, yang selalu diadakan pada bulan pertama dalam kalender tahun China. Moment inilah yang dimanfaatkan oleh Teddy Ngangi, selaku pemilik Lembaga Bimbel Primagama di Batam, untuk mengajarkan kepada siswa-siswi tentang pelajaran gravitasi bumi yang terjadi sekali dalam satu tahun. Dan itupun hanya berlangsung dalam waktu satu jam yakni pukul 12 siang hingga pukul 1 siang. Dengan cara menggunakan…

                        Sinar Matahari Dapat Dipakai Memprediksi Gempa Dengan Tingkat Akurasi 80 Persen

                          Para ahli bersikukuh gempa bumi sulit diprediksi. Namun R Shanmugasundaram mencoba mematahkan anggapan itu. Ia mengembangkan metode sinar matahari untuk memprediksi datangnya gempa. Caranya, dengan melihat jatuhnya sinar matahari pada titik bumi. Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan planet bumi. Jarak antara bumi dan matahari sekitar 94,5 juta mil pada Aphelion (1 Juli) dan 91,5 juta mil pada Perihelion (1 Januari). Jarak dari dua tanggal tersebut tidak terlalu jauh dari rata-rata jarak, yaitu 93 juta mil. Namun, jumlah radiasi yang diterima adalah 7 persen lebih besar pada…