Lompat ke konten

Ilmuwan Texas Menemukan Rahasia Umur Panjang Dari Mengamati Cacing

ilmuwan dari Texas telah membuat penemuan penting yang bisa menghadirkan cara membuat manusia mampu hidup lebih lama. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati kehidupan cacing Caenorhabditis elegans yang mampu menemukan keadaan metabolik baru terkait dengan kemampuannya berumur panjang.

“C elegans merupakan contoh hewan yang berguna untuk biologis manusia karena relatif sederhana dan kita pun lebih mampu memahami gen yang mengontrol metabolisme mereka,” kata Gerald Weissmann, Kepala Editor Jurnal FASEB. “Dengan membantu cacing ini untuk hidup lebih lama, kita pum mampu memahami konsep proses penuaan manusia,” tambahnya.

C. elegans memang telah lama digunakan untuk penelitian mengenai penuaan dan umur panjang karena sistem saraf cacing yang sederhana, umur yang relatif singkat hanya dua sampai tiga minggu, dan fakta bahwa cacing mempunyai banyak tanda-tanda penuaan.

Ini termasuk mengurangi motilitas dan kerusakan otot, yang terlihat dalam organisme lain, termasuk manusia. Selain itu, para ilmuwan sebelumnya juga telah mengidentifikasi beberapa mutan C. elegans dengan rentang hidup yang panjang sehingga mampu menjelajahi jalur molekuler dan genetik. Karena itu, jenis cacing mutan ini bisa hidup hingga 50 persen lebih lama dari cacing normal.

Para ilmuwan lalu membandingkan jenis cacing C. elegans yang mampu berumur panjang, bernama Mutan Mit, dengan C elegans tipe nonmutan. Saat diteliti, cacing-cacing tersebut menunjukkan perubahan metabolisme yang signifikan. Mesin seluler dalam tubuh mereka telah dikonfigurasi ulang untuk membakar energi baru dan mendaur ulang bahan tak berguna di dalam tubuh. Itulah yang membuat rentang hidup mereka meningkat.

Dengan menciptakan metode baru untuk mengumpulkan limbah selular dan mempelajarinya untuk mengidentifikasi reaksi kimia yang spesifik, para ilmuwan menemukan bahwa bahwa cacing mampu mencapai umur panjang melalui perubahan dalam cara sel-sel mereka mengekstrak energi.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa rahasia umur panjang cacing terletak pada kemampuan mereka mengekstrak energi dari makanan,” kata Weissman, Kamis (3/2).

“Dengan sedikit keberuntungan, kami akan mempu mengubah kehidupan manusia dengan sistem yang sama, mendaur ulang!” Hasil studi ini telah dipublikasikan pada jurnal FASEB edisi Februari 2023. (Pri/OL-06)