Lompat ke konten

Lingkungan Hidup

Ikan di Paling Terdalam Berevolusi Secara Cepat

    Ikan yang bertahan hidup di lingkungan laut dalam ekstrem mengembangkan mutasi genetik yang sama, walau mereka berevolusi secara terpisah dan pada waktu yang berbeda. Dikutip dari Live Science, ilmuwan juga menemukan bahan kimia industri pada ikan dan area Palung Mariana, palung terdalam dunia. Itu berarti polutan buatan manusia dapat mencapai beberapa lingkungan terdalam Bumi. Ikan laut dalam mengembangkan adaptasi unik untuk bertahan di tekanan ekstrem, suhu rendah, dan kegelapan hampir total. Spesies beradaptasi melalui struktur rangka unik, ritme sirkadian yang berubah, dan penglihatan sangat peka terhadap cahaya redup…

    Politeknik Negeri Sriwijaya Berhasil Kembangkan Teknologi Ubah Air Kotor Jadi Air Minum

      Politeknik Negeri Sriwijaya jurusan Teknik Kimia melalui penelitiannya berhasil mengembangkan teknologi mampu mengolah air biasa menjadi air minum yang bersih. Koordinator penelitian sekaligus dosen Politeknik (Poltek) Kimia Unsri Selatia Yuliati dijumpai saat gelaran karya anak didiknya pada Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Provinsi Sumsel di Palembang, Selasa, menjelaskan penelitian tersebut didukung oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Dikti memberikan dukungan pembiayaan terhadap proyek ini dengan saya sebagai dosen penggagasnya,” katanya. Dengan bantuan sejumlah mahasiswa tingkat akhir, ia melakukan penelitian yang diharapkan dapat diterapkan di masyarakat…

      Banjir Besar Jabodetabek 2025 Karena Sungai Yang Dangkal

        Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan pemicu banjir parah di Jabodetabek kali ini bukan karena persoalan tanggul yang jebol. Menurutnya, biang keladi banjir adalah intensitas curah hujan sangat tinggi belakangan ini sehingga menyebabkan air sungai meluap. “Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol, tapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali. Jadi ini meluap,” kata Diana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Diana mengatakan Kementerian PU masih menunggu banjir surut untuk kemudian melakukan penyedotan air. Ia mengatakan kementerian yang dipimpinnya bakal melakukan upaya…

        Seinseveira Lidah Mertua Mampu Bersihkan 107 Racun Polutan Dalam Ruangan

          Seinseveira dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Seinseveira tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Seinseveira digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan. Banyak digunakan sebagai tanaman hias, tanaman yang di Indonesia dikenal dengan nama lidah mertua ini merupakan tanaman cemara abadi yang toleran terhadap kurangnya air dan hujan. Ilmuwan menemukan bukti bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap formaldehida, nitrogen oksida…

          Nenek Moyang Kopi Indonesia Akan Punah Tahun 2080

            Sejarah kopi selalu dimulai dari negeri Etiopia dan akan berakhir di sana. Tujuh dekade mendatang, kopi liar yang hidup di hutan tropis negeri itu akan punah untuk selamanya. Ramalan kepunahan kopi muncul dari analisis peneliti Inggris dan Etiopia yang dilaporkan pada awal November 2024 melalui jurnal ilmiah PLoS ONE. Analisis dikerjakan melalui bantuan mesin pembaca nasib kopi yang dibuat menggunakan program komputer. Kopi pada penelitian ini pun dipiliha, yaitu kopi arabika yang merupakan spesies kopi paling diminati di dunia. “Kepunahan kopi arabika bisa terjadi pada 2080,” ujar Aaron…

            Awan Debu Asteroid Akan Kurangi Dampak Pemanasan Global Di Bumi

              Ilmuwan Skotlandia menemukan ide baru yang menarik terkait usaha memerangi pemanasan global. Dalam penelitiannya, pemanasan global ini dapat diperangi dengan debu asteroid yang bisa bertindak seperti pelindung bumi. Permukaan asteroid diledakkan untuk menciptakan awan debu raksasa yang bisa digunakan sebagai tabir surya untuk planet ini. Para peneliti Universitas Strathclyde, Inggris, percaya bahwa asteroid yang ukurannya sesuai dapat dipindahkan di posisi dekat dengan bumi sebelum awan debu raksasa meluncur di permukaannya. Asteroid ini memiliki gaya gravitasi. Oleh sebab itu, dalam proses pemindahannya, debu asteroid ini dipegang dalam posisinya dan…

              Perubahan Salinitas Air Laut Akan Picu Kenaikan Curah Hujan Pada Tempat Yang Bercurah Hujan Tinggi

                Tingginya perubahan salinitas yang terdeteksi pada samudra dunia, memberi sinyal adanya pergeseran dan akselerasi siklus evaporasi dan curah hujan global. Peneliti Australia dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) dan Lawrence Livermore National Laboratory, California, menunjukkan bahwa pola perubahan salinitas samudra global selama 50 tahun terakhir, menandai sidik jari perubahan iklim. Dalam laporan di jurnal Science, peneliti utama studi itu, Paul Durack, mengatakan bahwa dengan mengamati perubahan salinitas laut dan hubungan antara salinitas, curah hujan dan penguapan dalam pemodelan iklim, mereka memastikan bahwa siklus air menguat hingga…

                Tanaman Kopi Diramal Punah pada 2080 Karena Pemanasan Global

                  Nikmatilah setiap tetes minuman kopi favorit Anda sebelum terlambat. Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah PloS One, tanaman kopi Arabika, yang merupakan terbanyak dari semua perkebunan kopi, akan punah sebelum 2080. Adalah para peneliti Kew Royal Botanic Gardens yang menggunakan simulator untuk meramal dampak perubahan iklim bagi kehidupan di muka bumi. Di wilayah-wilayah yang merupakan produsen utama kopi dunia, antara lain di Afrika Timur, pemanasan global cenderung mengurangi jumlah tanaman yang cocok tumbuh di suatu daerah. Untuk jenis tanaman kopi, kemampuan tumbuhnya akan berkurang 65 hingga 100…

                  Bunga Bangkai Mekar Pada Bulan November Di Perumahan Taman Asri Subang Jaya Sukabumi

                    Bunga bangkai menghebohkan warga Perumahan Taman Asri, Kelurahan Subang Jaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Bunga dengan istilah ilmiah ‘Amorhophalus Titanum’ mengeluarkan bau menyengat, Senin (5/11). Bunga tersebut tumbuh dengan tinggi mencapai 60 centimemeter dan berdiameter 50 centimeter. Keberadaan bunga tersebut cukup menyedot perhatian warga. Tak sedikit warga berdatangan setelah mendengar penemuan bunga langka tersebut. Bunga bangkai tersebut tumbuh di pekarangan rumah kosong. Rencananya, warga sekitar akan memelihara bunga tersebut. Hal ini terlihat warga memberi batas di sekitar bungan tersebut dengan pagar. “Awalnya kami tidak tahu bau…

                    Suhu Panas Akan Landa Indonesia Hingga November

                      Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan sejumlah daerah terdampak suhu panas yang berpotensi ‘memanggang’ RI. Menurut BMKG, suhu di sejumlah daerah dapat mencapai 37 hingga 38,4 derajat Celsius. Berdasarkan analisa tim ahli meteorologi BMKG sampai Senin siang, tercatat suhu panas tertinggi melanda wilayah Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur yang mencapai 38,4 derajat Celsius. Melansir Antara, Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Fenomena Khusus BMKG, Miming, mengatakan bahwa kondisi suhu panas maksimum lebih dari 37-37,8 derajat Celsius terdeteksi menerpa wilayah Majalengka di Jawa Barat, Semarang…

                      Cara Mengubah Bakteri Menjadi Pestisida Nabati Organik

                        HARI belum terlalu siang ketika petani di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) turun ke ladang. Dengan alat bertekanan tinggi, mereka menyemprotkan pestisida ke lahan kentang. Penyemprotan biasanya dilakukan 2-3 hari sekali. Saat menyemprot, mereka sama sekali tidak menutup hidung dan mulut dengan pengaman. Alasan mereka sederhana, yakni repot. Tidak mengherankan, berdasarkan riset yang ada, pencemaran pestisida tidak hanya terjadi pada lingkungan, tetapi juga terhadap petani. Jika terus dibiarkan, pencemaran akan berdampak buruk bagi kesehatan petani dan warga yang mengonsumsi kentang. Setelah melihat kondisi itu, Guru Besar…

                        Popok dan Pembalut Wanita Membuat Ikan Di Kali Surabaya Mandul

                          Ketua Ecological and Environmental Observation (ECOTON), Prigi Arisandi, mengatakan banyak ikan di hilir Kali Surabaya yaitu Karangpilang dan Gunungsari ditemukan mandul. Penyebabnya, limbah sampah berupa popok bayi dan pembalut wanita. Prigi mengatakan sebanyak 85 persen ikan berjenis kelamin perempuan dan interseksual (kelamin ganda). Kata Prigi, hal itu terjadi karena ikan-ikan tersebut terkena dampak dari limbah sampah berupa popok bayi dan pembalut wanita yang dibuang ke sungai tersebut. “Akibatnya banyak ikan mandul karena terkena pengaruh hormon dari popok dan pembalut,” ujarnya, Selasa, 5 Juni 2024. Menurut Prigi, selain mandul…