Lompat ke konten

Lingkungan Hidup

Adat Yang Luntur Sebabkan Merosot Populasi Paus di Lamalera

    Populasi paus di perairan Lamalera dalam tiga tahun terakhir merosot. Masyarakat nelayan tradisional Lamalera di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merasakan itu karena hasil tangkapan paus sangat minim. Menurut Martinus Hulu, warga suku Lelaona, Lamalera, paus yang dapat ditangkap warga tahun 2007 berkisar 30 ekor. Tahun 2020 menurun menjadi 20-an ekor dan tahun 2021 merosot tajam, hanya dua ekor. ”Tahun ini baru dapat dua ekor pada bulan Maret lalu,” kata Martinus, Minggu (2/5). Padahal, sejak ratusan tahun silam, masyarakat setempat mengandalkan paus guna memenuhi kebutuhan ekonomi…

    Lima Menit di Udara Terbuka Baik untuk Meningkatkan Kesehatan

      Hanya butuh waktu lima menit setiap hari latihan di luar ruangan, ternyata dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang. Peneliti dari Universitas Essex, Inggris, mengatakan, pembuat kebijakan seharusnya mendorong lebih banyak orang menghabiskan waktu di taman dan kebun. ”Kegiatan hijau” seperti berjalan, berkebun, bersepeda, dapat meningkatkan suasana hati dan kepercayaan diri. Demikian hasil penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Environmental Science & Technology. Jules Pretty dan Jo Barton, yang memimpin penelitian, mengatakan, hingga kini tidak seorang pun tahu lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan keuntungan dari beraktivitas di luar ruangan. Data…

      Harimau Berkaki Tiga Warga Baru Taman Safari Indonesia

        Taman Safari Indonesia di Ciasura, Bogor, mendapat tambahan penghuni, yakni dua harimau sumatera betina dari Nanggroe Aceh Darusallam. Keduanya akan menetap selamanya di Bogor sebab kondisi fisiknya memprihatinkan. Bahkan, seekor di antaranya harus diamputasi salah satu kakinya. “Salamah ditemukan tergantung di perkebunan sawit akibat kaki depan kanannya terjerat sling baja pemburu. Diperkirakan, dia tergantung selama tiga hari. Kakinya yang tejerat itu sudah membusuk. Karena khawatir akan menjalar, dokter terpaksa mengamputasinya,” papar Yulius H Suprihardo, juru bicara TSI Cisarua, Jumat (30/4/2010) siang. Salamah diperkirakan berusia tiga tahun. Bobotnya 45…

        Ledakan Meteorit Yang Jatuh Dari Langit Merusak Tiga Rumah Di Duren Sawit Jakarta

          Ledakan misterius di Duren Sawit, Jakarta Timur, masih mengundang tanda tanya, termasuk bagi para peneliti antariksa di Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN). Berdasarkan temuan Puslabfor Polri, ledakan tersebut kemungkinan disebabkan benda antariksa. Menurut Dr Thomas Djamaluddin, pakar antariksa LAPAN, kalau benar ledakan tersebut disebabkan meteorit, peristiwa semacam ini termasuk langka. Dalam artian, ledakan meteorit yang dekat permukaan Bumi dan diketahui manusia jarang ditemui. “Laporan yang sampai di LAPAN, meteorit jatuh pernah terjadi sekitar awal tahun 2000-an di Tegal, tahun 2003 di Pontianak, dan tahun 2007 di Bali,”…

          Maaf … Orangutan Malaysia Lebih Populer dan Terkenal Dibanding Saudaranya Di Indonesia

            Popularitas orangutan Malaysia ternyata lebih bagus dibandingkan dengan orangutan dari Indonesia. Padahal, populasi orangutan Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan Malaysia. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan, hal itu menjadi pertanda bahwa kemauan politik konservasi di Indonesia masih harus ditingkatkan. “Kalimantan ini jumlah orangutannya jauh lebih banyak dibandingkan Malaysia. Namun, di program-program televisi berlangganan, orangutan Malaysia yang selalu muncul,” kata Cornelis. Direktur Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOSF) EG Togu Manurung mengatakan, populasi orangutan di Kalimantan berjumlah 60.000 individu. Sejak tahun 2000, terdapat 820 orangutan yang direhabilitasi di Kalimantan Timur…

            Ilmuwan Menemukan Arus Yang 40 Kali Lebih Besar Dari Sungai Amazon

              Beberapa ilmuwan menemukan arus samudra dalam yang bergerak cepat dengan volume 40 kali Sungai Amazon di dekat Kutub Selatan, yang akan membantu para peneliti memantau dampak perubahan iklim di samudra di dunia. Satu tim ilmuwan Australia dan Jepang, dalam satu studi yang disiarkan di dalam jurnal Nature Geoscience, Minggu (25/4/2010), mendapati, arus tersebut bagian penting pola sirkulasi samudra global yang membantu memantau iklim planet. Para ilmuwan sebelumnya telah mendeteksi bukti mengenai arus tersebut tapi tak memiliki data mengenai itu. “Kami tidak mengetahui apakah itu adalah bagian sirkulasi penting…

              Laba Laba Vegetarian Pertama Didunia Dari Meksiko dan Kosta Rika

                Hampir semua spesies laba-laba merupakan jenis predator yang memangsa hewan lainnya, dari serangga sampai burung. Di antara lebih dari 40.000 spesies laba-laba yang ada di dunia, laba-laba yang baru ditemukan ini mungkin jenis pertama diketahui makan tumbuh-tumbuhan. Hewan berkaki delapan yang diberi nama Bagheera kiplingi itu, hidup di Amerika Tengah khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memangsa ujung daun akasia. “Ini benar-benar laba-laba pertama yang diketahui memangsa tumbuh-tumbuhan. Ia juga laba-laba pertama yang diketahu menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai mangsa…

                Ditemukan 5 Situs Bawah Air Di Karimun Jawa Dengan Potensi Cagar Budaya

                  Potensi peninggalan benda cagar budaya (BCB) bawah air di perairan Indonesia relatif banyak, mencapai sedikitnya 500 situs. Kini, Direktorat Peninggalan Bawah Air (PBD), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI tengah mengidentifikasi potensi penggalan bawah air di wilayah Karimunjawa. Kepala Seksi Survei pada Subdit Eksplorasi, Direktorat PBA, Desse Yussubrastra mengatakan, kegiatan di Karimunjawa berlangsung selama 10 hari, bertujuan untuk menghasilkan data awal yang dapat dijadikan bahan rujukan untuk perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan potensi peninggalan bawah air di wilayah Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. “Dari dokumen dan arsip, serta informasi yang diperoleh,…

                  Ditemukan Ikan Hiu Di Indonesia Yang Bisa Berjalan

                    Tahukan Anda, Indonesia memiliki spesies ikan hiu yang biasa berjalan di dasar lautan? Hiu yang bernama latin Hemiscyllium galei dan Hemiscyllium henryi tersebut dijuluki walking shark (hiu berjalan) yang ditemukan di perairan Raja Ampat, Kawasan Kepala Burung Papua Barat. “Uniknya, dia berjalan di dasar laut dengan siripnya, nggak berenang,” kata Fahmi, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang lama meneliti jenis hiu dan pari, di Pusat Penelitian Oceanografi LIPI, Jakarta, Senin (19/4/2010). Ukuran tubuh walking shark sedikit lebih kecil dari ukuran tubuh hiu pada umumnya. Warna tubuhnya pun…

                    Indonesia dan Jepang Kerjasama Untuk Mengurangi Bahaya Gempa

                      Indonesia dan Jepang adalah dua negara yang sama-sama sering diguncang gempa Bumi. Berdasar kesamaan “nasib” itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Riset dan Teknologi (RISTEK) bekerjasama dengan Japan International Coorporation Agency (JICA) dan Japan Science and Technology (JST) menggagas program untuk mengurangi bahaya gempa. Program Multi-Disiplin dalam Pengurangan Bahaya Gempa Bumi dan Gunung Api di Indonesia ini merupakan sebuah upaya mereduksi bahaya akibat gempa bumi maupun vulkanologi. Kerjasama riset antara Jepang dan Indonesia ini direncanakan berjalan selama 3 tahun dari tahun 2021 hingga 2023, meliputi enam…

                      Bumi dan Air Membeku Akibat Matahari Tidur Terlalu Lama

                        Cuaca dingin ekstrem melanda kawasan lintang tinggi Bumi. Fenomena ini, antara lain, disebabkan oleh Matahari yang tidur berkepanjangan. Dampaknya menjadi terasa berat karena semakin diperparah oleh adanya pemanasan Bumi dan perubahan iklim global. Sejak Desember lalu, suhu ekstrem terus melanda kawasan Lintang Utara, yaitu mulai dari Benua Amerika, Eropa, hingga Asia. Di Eropa, suhu dingin bulan lalu pernah mencapai minus 16 derajat celsius di Rusia dan minus 22 derajat celsius di Jerman. Bagi Inggris, ini suhu ekstrem terdingin dalam 30 tahun terakhir. Jalur transportasi ke Perancis lumpuh. Amerika…

                        Pulau Baru Muncul Sehabis Gempa Aceh Mengandung Batu Bara

                          Gosong Wulawan, sebutan yang berarti karang emas untuk “pulau” yang baru tumbuh di perairan Haloban, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, diyakini mengandung material berharga berupa batu bara, gas, dan mineral pirit. Gundukan yang dinamai kubah lumpur itu kemarin tidak lagi menyemburkan lumpur, tetapi gas yang jenisnya belum teridentifikasi. Potensi barang tambang berharga itu diprediksi oleh tim ahli geologi yang menyelam dan mengambil sampel pasir dan batu di gundukan berbentuk kerucut itu, Rabu (21/4/2010). “Akan tetapi, prediksi itu masih memerlukan penelitian lebih lanjut dalam waktu yang lama,”…