Lompat ke konten

Lingkungan Hidup

Mie Buatan Mahasiswa Universitas Brawijaya Rebut Juara Pertama Kompetisi Pangan Internasional di New Orleans

    Mie buatan tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Kota Malang, Jawa Timur, berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi pangan internasional yang digelar di New Orleans, Lousiana, Amerika Serikat (AS), pada 11-14 Juni 2023. Ricky Setyawan (22), salah seorang mahasiswa tersebut, pada Selasa mengatakan bahwa kompetisi yang diikuti sejumlah negara itu bertujuan mencari solusi pangan bagi negara-negara berkembang dengan ketentuan nilai pangan harus memiliki zat besi lebih. Untuk itu, dirinya bersama dua rekan lainnya, Meidina Nurfitriani (22) dan Masa Mukti (19), terinspirasi membuat mie dengan bahan-bahan asli Indonesia, seperti campuran…

    Mata Manusia Terbukti Mampu Melihat Medan Magnetik

      Binatang yang sering bepergian jauh seperti kura-kura dan paus bungkuk bisa mengindera medan magnetik bumi sebagai alat bantu navigasi. Namun, dalam sebuah penelitian terbaru ditemukan bahwa manusia juga memiliki bakat melihat medan magnetik itu. Kemampuan melihat medan magnetik pada manusia berasal dari protein cryptochrome yang tersimpan di dalam mata. Protein unik ini membantu binatang mengenali medan magnetik saat bermigrasi jarak jauh. “Mungkin kemampuan melihat medan magnet bisa dianggap sebagai indra keenam pada manusia,” ujar peneliti dari University of Massachusetts Medical School, Steven Reppert kepada LiveScience. Untuk membuktikan kemampuan…

      Ilmuwan Jepang Temukan Cara Membuat Daging Sapi Dari Kotoran Manusia

        Mitsuyuki Ikeda, seorang peneliti dari Laboratorium Okayama, Jepang, melakukan terobosan baru dengan membuat daging burger yang berasal dari kotoran manusia. Ide ini muncul ketika dia diminta memberikan solusi bagaimana acara mendaur ulang sampah atau limbah kota. Menurut Ikeda, kotoran yang ada dalam sistem pembuangan sampah “dibungkus” dengan protein karena penuh dengan bakteri. Timnya kemudian mengekstraksi protein tadi supaya berbentuk seperti steak. Untuk menampilkan daging seperti aslinya, Ikeda menambahkan zat pewarna makanan supaya warna daging menjadi merah dan membumbuinya dengan kedelai. “Kami memberikan unsur tambahan ini supaya menghasilkan daging…

        Ditemukan Sebuah Suku Amazon Yang Tidak Mengenal Tua dan Usia Serta Konsep Waktu

          Sebuah suku Amazon tidak memiliki konsep waktu atau tanggal. Orang-orang Amondawa, Brasil, ini bahkan tidak memiliki kata-kata untuk waktu, minggu, bulan, atau tahun, kata Chris Sinha, dari University of Portsmouth. Dia berpendapat ini adalah pertama kalinya para ilmuwan mampu membuktikan waktu tidak menjadi konsep manusia universal, seperti yang diduga sebelumnya. Profesor Sinha, yang melaporkan temuannya dalam jurnal Language and Cognition, mengatakan, “Untuk Amondawa, waktu tidak muncul dalam cara yang sama seperti halnya bagi kita.” “Kami sekarang bisa memastikan bahwa ada paling tidak satu bahasa dan budaya yang tidak…

          Pelajar SMAN 1 Malingping Presentasikan Karya Ilmiah Ke Menteri Pendidikan Amerika Serikat

            Pelajar SMAN 1 Malingping, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, diundang Kementerian Pendidikan Amerika Serikat untuk mempersentasikan tulisan karya ilmiah sosial tentang kehidupan nelayan. “Kami merasa bangga pelajar SMA Malingping bisa tampil di Amerika Serikat untuk menyampaikan makalah karya ilmiah kehidupan nelayan dengan menggunakan bahasa Inggris,” kata Kepala Bidang SMP dan SMA/SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, H Asep Komar di Rangkasbitung, Kamis (19/5). Ia mengatakan, keberhasilan pelajar SMA Malingping setelah menjuarai tingkat nasional lomba karya ilmiah remaja (KIR) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Nasional. Pelajar yang meraih juara KIR tingkat…

            Belajar Membuat Rumah Eco Friendly Dari Rayap

              Rayap sering dituding sebagai perusak bangunan. Padahal, tidak selamanya demikian. Spesies rayap Macrotermes sp, misalnya, memiliki keahlian unik dalam membuat bangunan rumah dengan kecanggihan teknologi yang mencengangkan manusia. Rumah rayap atau musamus, ada juga yang menyebutnya bomi atau rai, hanya bisa ditemukan di Taman Nasional (TN) Wasur, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Selain bangunannya kuat dan tahan gempa, rumah mereka memiliki kecanggihan ventilasi yang bisa mempertahankan suhu hangat secara stabil dan tak terpengaruh cuaca luar. Dengan memaksimalkan desain ruangan, lorong-lorong, cerobong, dan memanfaatkan angin untuk menciptakan tekanan, mereka menerapkan…

              Teknologi Dripping Irrigation Dari China Mampu Meningkatkan Produktivitas Tebu

                Ada yang menarik perhatian begitu menjejakkan kaki di area perkebunan tebu milik Guangken Sugar Group, anak perusahaan GuangDong Agribusiness Corporation Group. Sebuah perusahaan negara di bawah Kementerian Pertanian China. GSG merupakan perusahaan gula terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari budidaya, pengolahan, hingga pemasaran produk. Baik dalam bentuk gula maupun hasil sampingnya. Kelebihan GSG dalam mengelola perkebunan tebunya adalah menggunakan mekanisasi. Dalam bidang irigasi, GSG mengembangkan sistem irigasi model dripping atau irigasi tetes yang dikontrol otomatis oleh komputer. Jaringan irigasi model dripping berada di tengah hamparan lahan tebu.…

                Anggrek Endemik Semakin Terusir Dari Habitat Aslinya

                  Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia membudidayakan ratusan anggrek spesies endemik dari berbagai wilayah di Indonesia. Namun, sebagian besar tak bisa dikembalikan ke lokasi asal karena habitat rusak. ”Seperti koleksi anggrek Tien Soeharto (Cymbidium hartinahianum), endemik Tapanuli Utara, habitatnya berkurang drastis,” kata Sofi Mursidawati, peneliti anggrek Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Selasa (20/4) di Bogor. Anggrek Tien Soeharto ditemukan tahun 1976 oleh peneliti LIPI, Rusdi E Nasution. Pemberian nama Tien Soeharto sebagai penghargaan kepada Ibu Negara atas upaya pelestarian anggrek di…

                  Universitas Gajah Mada UGM Temukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dengan Generator Low RPM

                    Daerah pesisir dan daerah terpencil lainnya hingga saat ini masih banyak yang belum mendapat aliran listrik dari PLN. Untuk itu, UGM menciptakan generator yang cocok untuk daerah-daerah seperti itu. Generator ini cocok karena jika penyediaan listrik dengan menggunakan tenaga surya, selain harganya mahal, suplainya pun relatif rendah, kurang dari 200 watt. Adalah peneliti pada Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada, Sudiarto MS, yang berhasil menciptakan generator low RPM yang mampu menghasilkan listrik 200 watt hingga 500 watt. Kepada wartawan, di Yogyakarta, Jumat (15/4), Sudiarto mengatakan, generator ciptaannya itu…

                    Tanaman Jeruk Keprok Indonesia Terancam Punah

                      Jeruk keprok asal Indonesia terancam punah. Jeruk keprok yang berasal dari Tawangmangu, Grabag dan Garut mulai sulit ditemui di pasar tradisional dan supermarket. Menurut ahli hama dan penyakit tanaman Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, buah yang rasanya manis ini hampir dipastikan tinggal kenangan. Penyebabnya, hampir seluruh tanaman jeruk keprok terserang penyakit. “Kalaupun ada sekarang kapes-kapes,” kata ketua jurusan hama penyakit tanaman Fakultas Pertanian Prof. Susamto Somowiyarjo di kantornya, Senin, (11/4). Kapes-kapes maksudnya, seperti ampas, wujudnya jeruk tetapi tawar rasanya dan tak berisi. Sedangkan ahli penyakit hama dan tanaman…

                      Peringatan 159 Tahun Kebun Raya Cibodas Ditandai Peluncuran Probiotik Inulin

                        Peringatan 159 tahun Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat, Senin (11/4), ditandai dengan peluncuran inulin. Untuk pertama kalinya di Indonesia, inulin diisolasi dari umbi dahlia menjadi bahan prebiotik dan serat terlarut untuk meningkatkan kualitas pangan. ”Inulin dari umbi dahlia ditunggu-tunggu industri pangan karena kualitasnya lebih baik dibandingkan inulin yang ada di pasaran dunia sekarang,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas Didik Widyatmoko kepada wartawan seusai peringatan 159 tahun kebun raya pertama di Indonesia yang dikelola Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut. Selain inulin juga…

                        Perusakan Mangrove Sebabkan Pelepasan Karbon dan Sebabkan Pemanasan Global

                          Hutan mangrove memiliki kerapatan empat kali lebih besar dibandingkan hutan tropis pada umumnya. Potensi penyimpanan karbon pun berbanding jauh lebih besar. Meski demikian, potensi ini belum dilirik sebagai bagian dari usaha pengurangan emisi karbon ke atmosfer. Perusakan terhadap tanaman mangrove terus terjadi dan menyebabkan kerusakan substrat di bawahnya. Lebih lanjut, melepaskan gas nitroksida yang kuantitasnya ratusan kali gas karbon dioksida. Daniel Murdiyarso, peneliti senior Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), Senin (11/4) di Bali, menjelaskan, pembicaraan mengenai peran penting hutan lahan basah tropis dalam perubahan iklim dapat diperlebar untuk…