Lompat ke konten

Lingkungan Hidup

Dua Anggrek Khas Kalimantan Ditemukan LIPI

    Dari hasil identifikasi peneliti botani Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan sejumlah peneliti asing, dua anggrek endemik Kalimantan dinyatakan sebagai spesies baru. Hal ini tertuang di dalam jurnal ilmiah internasional Malesian Orchid Journal yang terbit akhir September 2022. ”Spesimen kedua jenis anggrek ini telah kami ambil sejak dua tahun lalu. Kemudian kami mengerjakan sketsa morfologi taksonominya. Sekarang, melalui sebuah jurnal ilmiah internasional, itu dinyatakan sebagai spesies baru,” kata peneliti botani Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Destario Metusala, dari Unit Pelaksana Teknis Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (27/9).…

    Kemarau Basah Tetap Akan Berlangsung Sampai 2023

      Cuaca ekstrem kemarau basah pada 2022 berpeluang kembali terjadi tahun depan. Ini hasil analisis Laboratorium Teknologi Sistem Kebumian dan Mitigasi Bencana Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bekerja sama dengan Jepang atas dasar indikasi fenomena La Nina yang kini cenderung semakin berkepanjangan. Cuaca ekstrem di sejumlah wilayah pada 2022 ini saja telah menimbulkan gangguan produksi pertanian. Hasil analisis ini diharapkan dapat digunakan untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa pada masa-masa mendatang, terutama di bidang pertanian. ”Model yang dikembangkan melalui kerja sama dengan Jepang saat ini menunjukkan, La Nina masih akan…

      Kondisi Laut dan Tanah Tahun 2022 Mencatat Rekor Terpanas

        Kombinasi antara kondisi tanah dan laut pada periode tahun 2022 ini, menurut analisis Pusat Data Iklim Nasional Badan Nasional Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat (NOAA), merupakan yang terpanas. Ini hampir serupa dengan kondisi tahun 1998 meski beberapa musim pada tahun 1998 ada yang lebih panas. Berdasarkan catatan secara global pada musim panas antara Juni dan Agustus 2022, menurut Sciencedaily.com, Selasa (21/9), memiliki suhu terpanas kedua setelah tahun 1998. Namun, periode selama delapan bulan pertama pada tahun 2022 ini kombinasi suhu darat dan laut merupakan yang terpanas, yaitu mencapai…

        Kenali Ciri Ciri Aksi Jahat Dari Virus Demam Berdarah Dengue Yang Mematikan

          Demam berdarah dengue masih menyisakan berbagai pertanyaan menggantung. Termasuk di dalam keluarga Bain (49), warga Jakarta Timur, yang baru terserang penyakit itu bersamaan dengan putranya, Anan (18), beberapa waktu lalu. Kesannya, demam berdarah itu bisa remeh, tetapi juga dapat mematikan. Lebih baik tidak ambil risiko,” ujar Bain yang sempat dirawat lima hari di sebuah rumah sakit. Begitu merasa demam, tanpa pikir panjang, Bain yang sudah tiga kali dihinggapi demam berdarah dengue itu memeriksakan diri ke dokter. Kekhawatiran utamanya, demam berdarah. Sepak terjang penyakit demam berdarah kian mengkhawatirkan. Penyakit…

          Cara Menjadikan Air Kencing Urine Manusia Bahan Bakar Biofuel

            Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh bahan bakar alternatif yang bisa perbarui. Mulai dengan mengolah biji jarak dan minyak goreng bekas untuk bahan bakar alternatif, kini para peneliti sedang mengembangkan sel bahan bakar yang berasal dari urine. Shanwen Tao and Rong Lan, dua ahli kimia dari University of Edinburgh’s School of Engineering and Physical Sciences belum lama ini mengumumkan mereka mengembangkan prototipe bahan bakar yang mereka katakan bekerja pada urine, mengubahnya menjadi listrik dan air bersih. Berdasarkan laporan Yahoo! India, seperti dikutip situs Natural News, sel bahan bakar yang…

            Manusia Memulai Perburuan Untuk Mencari Tempat Tinggal Baru Planet Lain Di Antariksa

              Seiring semakin menurunnya daya dukung Bumi, keinginan manusia untuk mencari tempat-tempat baru di jagat raya yang dapat digunakan untuk menopang kehidupan di Bumi terus dilakukan. Setelah memerhatikan Bulan, Mars, dan salah satu satelit Planet Saturnus, Titan, perhatian manusia juga tertuju pada planet-planet lain di luar sistem keplanetan Matahari yang disebut eksoplanet. Sejak penemuan Planet 51 Pegasus b di Bintang 51 Pegasus pada 1995, keberadaan sistem keplanetan di luar tata surya Matahari (ekstrasolar) menjadi tumpuan harapan baru. Meski planet-planet yang ditemukan umumnya berupa planet raksasa dan gas, mirip Yupiter…

              Mengerikan Hujan Darah Terjadi Di India

                Hujan darah di India disebut karena debu dari padang pasir. Namun fisikawan Godfrey Louis menemukan terdapat sel seperti serangga dalam air tersebut melalui mikroskopnya. Lima tahun kemudian dia mengumumkan teori yang menyatakan serangga ini menjadi hujan merah darah di India, dan mungkin berasal dari komet yang meledak di atas bumi dan menyemai di awan. Louis bergabung dengan pakar teori Chandra Wickramasinghe mengklaim serangga-serangga tersebut tidak seperti yang terdapat di bumi dan mengatakan bahwa sel hewan itu bereproduksi pada suhu 121 derajat celsius. Saat dipanasi selama 2 jam, anak…

                Warisan Naturalis Biologi Heinrich Surbeck

                  Ia tidak tenar seperti Charles Darwin atau Alfred Russel Wallace. Ia tidak mengungkapkan teori-teori besar. Ia hanya mencintai alam. Kecintaannya itu diwujudkannya dengan mengumpulkan berbagai serangga dan tumbuhan di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, kemudian diawetkannya. Kotak-kotak kaca yang berisi sejumlah jenis serangga, terutama kupu-kupu, tergantung di dua pilar Siantar Hotel di Jalan WR Supratman, Kota Pematang Siantar. Jumlah kotak itu mencapai enam buah. Sebagian tamu hotel pasti tak menyadari kalau kotak-kotak itu menyimpan cerita mengenai Heinrich Surbeck, seseorang yang sungguh-sungguh mencintai alam sekitar Danau Toba, hingga menumpulkan…

                  World Water Week 2022 Akan Membahas Masalah Air Berkualitas Buat Semua Bangsa

                    Masalah kualitas air dibahas dalam forum World Water Week 2022 yang berlangsung 5-11 September 2022 di Stockholm, Swedia. Dalam forum itu berkumpul 2.500 pakar dari 130 negara. Isu yang dibahas, antara lain, penyebaran penyakit terkait air, polusi bahan kimia, serta kondisi sungai dan danau di negara berkembang. Seperti tertuang dalam UN World Water Development Report (2021), saat ini lebih dari 80 persen air limbah di negara berkembang dibuang tanpa diolah sebelumnya sehingga mencemari sungai, danau, dan pesisir. Kurangnya sanitasi serta minimnya air bersih penyebab 88 persen kasus diare…

                    Malaikat Awan Muncul Di Inggris

                      Fenomena alam menjelang terjadinya bencana, selalu saja memancing debat tak berkesudahan. Misalnya, ketika muncul awan aneh di langit Yogyakarta menjelang gempa bumi dahsyat di daerah tersebut tahun 2006 silam. Pada Sabtu (21/8/2010) sekitar 17.30 WIT tadi, awan aneh berbentuk naga juga muncul di langit Jayapura, Papua. Orang awam pun bertanya-tanya, pertanda apakah fenomena unik itu. Namun, kecenderungan menghubungkan bentuk-bentuk awan dengan alam supranatural juga terjadi di Inggris. Daily Mail berbasis di London, Sabtu ini juga mengunggah foto awan yang dianggap berbentuk malaikat, hasil bidikan Christine Snowdon (61). “Mungkin…

                      Pelestarian Orang Utan Terkendala Lahan Di Nyaru Menteng

                        Pelepasliaran 189 orangutan yang telah direhabilitasi Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah di Nyaru Menteng terkendala ketiadaan habitat alami yang aman. Yayasan Borneo Orangutan Survival telah mengusulkan agar dua konsesi hak pengusahaan hutan di Kabupaten Murung Raya dijadikan lokasi pelepasliaran orangutan. Kementerian Kehutanan mendukung usulan tersebut. Kini tinggal menunggu persetujuan pemegang kedua konsesi itu. Sejak didirikan pada 1999, Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah (PROKT) di Nyaru Menteng, Kabupaten Pulang Pisau, telah merehabilitasi ratusan orangutan (Pongo pygmaeus). Saat ini jumlah orangutan yang masih menjalani rehabilitasi di Klinik Arboretum Nyaru Menteng…

                        Studi DNPI Tidak Ubah Regulasi Gambut

                          Dewan Nasional Perubahan Iklim selama 18 bulan mengembangkan studi pengurangan emisi gas rumah kaca. Hasil studi yang melibatkan 150 peserta dari sejumlah instansi pemerintah dan swasta serta lembaga swadaya masyarakat itu tidak bertujuan mengubah regulasi gambut yang ada meski gambut dituding sebagai salah satu penyumbang emisi terbesar. ”Gambut idealnya tidak diapa- apakan, tidak boleh diolah. Namun, kita harus realistis. Masyarakat harus tetap diberi kesempatan yang mengarah pada penanganan gambut yang semestinya,” kata Ketua Harian Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) Rachmat Witoelar, Senin (6/9), dalam konferensi pers di Jakarta.…