Lompat ke konten

Nuklir

Lapan Gelar Workshop Kompetisi Membuat Roket

    Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menggebrak minat teknologi kedirgantaraan melalui wadah kompetisi roket untuk mahasiswa se-Indonesia. Sebelum kompetisi berlangsung, Minggu (25/4), Lapan turut mendukung DP2M DIKTI, UGM, AAU, dan Pemkab Bantul dalam hal penyelenggaraan workshop bertajuk Kompetisi Roket Indonesia (Korindo) 2022. Ajang berbasis teknologi dirgantara ini bertujuan untuk menjaring minat dan prestasi mahasiswa dalam rancang bangun sistem muatan roket. Workshop berlangsung di Ruang Sidang II, Gd. KPTU, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Mengawali acara, Dekan Fakultas Teknik UGM, Ir. Tumiran, M.Eng.,…

    Teknologi Nuklir Berpotensi Untuk Pertanian Tapi Awas Efek Sampingnya

      Teknologi nuklir merupakan salah satu teknologi moderen yang berkembang pesat dalam bidang pertanian. Pemanfaatan teknik nuklir pada tanaman dapat digunakan untuk perbaikan varietas melalui mutasi dengan radiasi. Di Indonesia, kegiatan penelitian aplikasi teknik nuklir dalam bidang pertanian khususnya untuk pemuliaan tanaman telah dilakukan Badan Tenaga Nuklir Nasional. Tujuan pengembangan penelitian teknik nuklir untuk pemuliaan tanaman adalah untuk memberi kontribusi kepada pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, kata peneliti dari BATAN Ita Dwimahyani, dalam seminar sehari yang diprakarsai Women in Nuclear Indonesia, organisasi yang beranggotakan para perempuan peneliti…

      Iran Berhasil Meluncurkan Satelit Mata Mata Pertamanya

        Iran, Minggu, menyatakan bahwa mereka telah meluncurkan satelit pertamanya yang dibuat di dalam negeri, demikian dilaporkan Kantor Berita IRNA. “Satelit Omid (Harapan) Iran diluncurkan Minggu dengan menggunakan roket pembawa satelit Safir (Duta Besar),” kata IRNA mengutip sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata Iran. Iran, yang terlibat dalam perselisihan dengan Barat menyangkut program nuklirnya, menyulut kekhawatiran internasional pada Februari, ketika negara itu menguji roket yang dirancang untuk membawa satelit. Teknologi balistik yang digunakan untuk membawa satelit ke angkasa juga bisa digunakan untuk meluncurkan senjata, namun Iran menyatakan tidak…

        Tanah Di Bulan Dapat Dipakai Sebagai Bahan Bakar Nuklir

          Jika suatu saat manusia benar-benar berhasil membangun koloni di Bulan, sumber energi adalah salah satu masalah yang harus terpenuhi. Para ilmuwan dari badan antariksa berbagai negara tengah menyiapkan bahan bakar yang diambil dari bahan galian di perut Bulan. Bahan bakar yang dimaksud adalah helium-3, salah satu isotop unsur gas. Helium-3 secara teori dapat dipakai sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga nuklir. Proses konversi menjadi listrik bahkan lebih ramah lingkungan daripada reaktor nuklir di Bumi karena hanya menghasilkan sedikit limbah. Penggunaan Helium-3 berbeda dengan Uranium. Pembangkit listrik tenaga nuklir…

          Pemerintah Jepang Sangat Berminat Bangun PLTN Nuklir Di Indonesia Walaupun Berbahaya

            Pemerintah Jepang dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan mengundang sembilan negara sedang berkembang di Asia, termasuk Indonesia, untuk membahas lebih lanjut soal pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang berlangsung di Hanoi, Vietnam. Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Jepang kepada ANTARA News melalui surat elektroniknya di Tokyo, Jumat, mengingat negara-negara tersebut kerap menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan lebih lanjut penggunaan nuklir untuk tujuan damai seperti keperluan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir. Sembilan negara itu adalah, Vietnam, Bangladesh, Indonesia, Nepal, Filipina, Malaysia, Thailand, Laos, dan Singapura. Kepada negara-negara…

            Indonesia Sarang Para Ilmuwan Muda Dunia

              ”Seperti halnya satu permainan papan di mana kotak yang berisi aturan main hilang sejak lama, tidak ada seorang pun yang tahu persis bagaimana bisa memenangi (hadiah) Nobel.” (Hal Cohen, ”The Scientist”, 28/10/2002) Agustus kini diperkaya dengan pelbagai event ilmiah. Ada Asian Science Camp di Bali dan LIPI Expo, serta Ritech Expo, dua-duanya di Jakarta. Ini membesarkan hati. Kita mengenang dan merayakan bulan kemerdekaan tidak semata dari sisi sejarah, tetapi juga dari sisi sains dan teknologi. Itulah dimensi yang seyogianya mewarnai perjalanan sejarah kebangsaan Indonesia. Sekadar tambahan, Rabu (6/8)…

              Digelar 100 Penemuan Bangsa Indonesia untuk Peringati Hari Kebangkitan Teknologi

                Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan menggelar LIPI Expo 2020, di Jakarta, (4-6 Agustus), yang akan memamerkan 100 hasil penemuan (invensi) LIPI untuk memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) sekaligus 100 tahun Kebangkitan Nasional. “Alhamdulillah Wakil Presiden berkenan membukanya,” kata Kepala LIPI Prof Dr Umar Anggara Jenie seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, di Jakarta, Selasa. Dalam acara tersebut, selain memamerkan 100 invensi LIPI, juga digelar seminar hasil penelitian kompetitif LIPI dengan pidato kunci lima manteri, dua Gubernur, Ketua Kamar Dagang dan Industri serta Dirut…

                Pemerintah Indonesia Cinta Nuklir Dan Menutup Mata Atas Teknologi Hijau Untuk Listrik

                  Riset mengenai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia tidak akan dihentikan. Hal tersebut disampaikan Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, pada pertemuan milis Forum Pembaca Kompas di Gedung BPPT, Jakarta, Jumat (29/2). Menurutnya, pembangunan PLTN diamanatkan undang-undang. Ia mengatakan dalam undang-undang mengenai rencana jangka panjang nasional, PLTN menjadi salah satu sumber energi yang harus sudah tersedia sejak tahun 2015. “Pemerintah punya kewajiban meneruskan amanat undang-undang tersebut, kalau tidak, bisa di-impeach. Kalau memang PLTN bukan pilihan, kita harus amandemen dulu undang-undang itu,” lanjut Kusmayanto. Selama masih…