Lompat ke konten

Ribuan Peninggalan Zaman Megalitikum Ditemukan Di Pagaralam Sumatera Selatan

    Warga Dusun Rimbacandi, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, menemukan ribuan tinggalan masa megalitikum berupa lupang batu di pinggir Sungai Merah. Lumpang batu ini letaknya berjejer menelusuri alur Sungai Merah sepanjang 4 kilometer. Lumpang batu yang ditemukan warga di Pagaralam, Jumat, jumlahnya cukup banyak, dengan posisi berjejer di sepanjang aliran Sungai Merah di daerah perbatasan antara Kota Pagaralam dengan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. “Megalit lumpang batu ini posisinya berada di tengah hutan belantara dan di aliran Sungai Merah berjarak sekitar 30 kilometer dari permukiman warga atau harus menempuh empat jam…

    Laba Laba Aneh Misterius Transparan Ditemukan Di Perbukitan Menoreh Yogyakarta

      Peneliti mengidentifikasi spesies laba-laba unik dan sedikit misterius yang mungkin tidak ditemukan di belahan bumi manapun kecuali gua-gua pada luasan sekitar 15 kilometer persegi di kawasan karst Jonggrangan, perbukitan Menoreh, di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Penemuan spesies baru laba-laba yang disebut Amauropelma matakecil itu dipublikasikan dalam jurnal taksonomi Zookeys pada 9 Januari 2024 dalam artikel yang ditulis oleh peneliti muda dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cahyo Rahmadi dan Jeremy Miller, naturalis dari Leiden, Belanda. Melalui surat elektronik kepada ANTARA di Jakarta, Jumat, Cahyo…

      Kantor Ketahanan Kota Padang Berhasil Membuat Pohon Jambu Berbuah Cengkeh

        Pohon jambu dengan pucuk cengkeh berhasil dipersatukan sehingga memproduksi buah cengkeh, demikian hasil penelitian dari Kantor Ketahanan Pangan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Rasmi R, S.St. M.Si. “Tekhnologinya cukup sederhana, antara lain jambu yang sudah relatif besar dipotong dahannya, setelah bertunas muda langsung disambungkan dengan pucuk cengkeh. Setelah 21 hari entris akan menyatu, maka akan muncul sebatang cengkeh yang siap berbuah cengkeh,” kata Rasmi R, di Padang, Rabu. Menurut dia, penyambungan pohon jambu –yang dimanfaatkan sebagai batang bawah– itu dengan pucuk cengkeh, nantinya akan memproduksi cengkeh tanpa repot-repot…

        University of Maryland Medical Center Berhasil Lakukan Operasi Transplantasi Wajah Pertama

          Dokter di University of Maryland Medical Center melakukan transplantasi wajah paling luas pertama di AS. Mereka mengganti semuanya dari garis rambut ke tulang leher seorang pria berusia 37 tahun, termasuk tulang rahang atas dan bawah, gigi, dan sebagian dari lidah. Operasi itu berlangsung selama 36 jam dan melibatkan lebih dari 200 tenaga medis profesional. Seminggu setelah operasi, penerima wajah, Richard Norris, dari Hillsville, Virginia, bisa menggerakkan rahangnya, membuka dan menutup matanya, menggosok gigi, dan bercukur. Norris mengalami kecelakaan senjata pada tahun 1997 yang merusak wajah dan rahangnya. Dokter…

          Sapi Bali Silangan Dengan Banteng Jawa Akan Segera Melahirkan Anak

            Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur menantikan kelahiran hewan hasil persilangan antara sapi Bali dan banteng Jawa. Saat ini dari 10 ekor sapi Bali betina di area konservasi, tujuh di antaranya bunting. Mereka ditempatkan pada kandang khusus bersama seekor banteng Jawa jantan. Chief Animal Keeper Taman Safari II Suwarto mengatakan, usia kehamilan sapi-sapi Bali itu menginjak delapan bulan. Diperkirakan, kata dia, pada 23 April 2024 anak-anak sapi-banteng itu lahir. “Kalau program kawin silang ini berhasil, maka akan diteruskan ke daerah-daerah lain,” kata Suwarto, Senin 26 Maret…

            Misteri Unur dan Lemah Duwur Di Cibuaya dan Batujaya Karawang

              BERPULUH tahun lamanya penduduk Cibuaya dan Batujaya, daerah yang letaknya di bagian utara Karawang, menganggap unur dan lemah duwur di daerahnya sebagai misteri. Sebagian ada yang beranggapan tempat itu bekas benteng pasukan Mataram yang akan menyerbu VOC di Batavia. Maklum, daerah utara Karawang pada abad 17 pernah dijadikan basis pertahanan Mataram sebelum menyerbu Batavia. Tetapi sebagian lagi menghubungkan unur dan lemah duwur di daerahnya sebagai tempat angker. Unur Jiwa di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya misalnya, pernah dikait-kaitkan dengan mistik. Ketika daerah itu dilanda banjir Citarum sebelum dibangun Waduk…

              Etnis Malagasi Di Mafagaskar Ternyata Adalah Suku Dayak Indonesia

                Etnis Malagasi yang kini menempati Madagaskar ternyata berasal dari rahim 30 perempuan yang terdampar di daerah itu pada 1.200 tahun lalu. Di antara 30 perempuan itu, 28 perempuan di antaranya berasal dari Indonesia. Murray Cox, peneliti genetika dari Massey University, Selandia Baru, tertarik dengan penelitian yang menyatakan bahwa darah Dayak mengalir di tubuh penduduk Madagaskar. Disebutkan satu milenium lampau sekelompok etnis asli Kalimantan berlayar menggunakan perahu di Samudra Hindia. Kencangnya ombak di perairan luas ini mendorong perahu hingga terdampar di Madagaskar yang tak berpenghuni. Kelompok yang terdampar tersebut…

                Rahasia Yang Terkandung Dalam Air Mata Wanita Untuk Menaklukkan Agresi Pria

                  Air mata seorang wanita sering memuluhkan dan meredam amarah seorang pria. Apa yang membuat ini terjadi? Sebuah studi oleh ilmuwan Israel menemukan sebuah alasan yang tak terduga. Mereka menyimpulkan bukan air mata wanita yang menyebabkan, namun bau mereka yang memiliki efek ini. Dalam serangkaian percobaan, mereka menemukan bahwa feromon dalam air mata perempuan mampu mengimbangi kadar testosteron pria. Selain itu, juga dan mengurangi aktivitas di bagian otak yang bertanggung jawab untuk gairah seksual pria. Alasan lain orang akan jatuh kasihan ketika seorang wanita menangis ketika bertengkar adalah bahwa…

                  Cara Wanita Indonesia Merantau Ke Madagascar 1200 Tahun Yang Lalu

                    Sebuah studi terbaru menyatakan, wanita-wanita Indonesia secara tidak sengaja menemukan Madagaskar yang terletak di Afrika. Sekitar 1200 tahun yang lalu, sedikitnya 28 wanita asal Indonesia terdampar di pulau ini. Mereka kemudian menetap dan memiliki keturunan yang menjadi penghuni Madagaskar. Selama ini diketahui bahwa nenek moyang penduduk Madagaskar berasal dari Indonesia. Namun mengingat bahwa jarak Indonesia dengan Madagaskar adalah sejauh 5.600 km, timbul pertanyaan bagaimana caranya warga Indonesia bisa sampai ke pulau ini? “Apa yang kita belum tahu adalah bagaimana itu semua terjadi. Kapan tepatnya orang-orang tersebut tiba dan…

                    10 Langkah dan Cara Menanggulangi Serangan dan Sembuhkan Gigitan Serangga Tomcat

                      Apabila tomcat menyerang Anda, Profesor Dokter Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, memberikan tip sebagai berikut. Apabila Anda menemukan serangan ini jangan dipencet supaya racun tidak mengenai kulit. Masukkan serangga ini ke dalam plastik dengan hati-hati dan buang ke tempat yang aman. Hindari terkena kumbang ini pada kulit terrbuka. Usahakan pintu selalu tertutup dan bila ada jendela sebaiknya diberi kawat nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk ke dalam rumah. Sebaiknya tidur menggunakan kelambu jika memang di daerah yang Anda…

                      Penyebab Serangan Serangga Tomcat Di Komplek Apartemen Eastcoast dan Palm Spring Regency Surabaya

                        Guru Besar Entomologi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Aunu Rauf, M.Sc mengatakan, serangan serangga Tomcat terhadap warga penghuni komplek apartemen di Surabaya karena pembangunan pemukiman penduduk berada di perkembangbiakan binatang ini. “Misalnya di dekat persawahan atau di pinggiran dekat hutan yang lembab atau rawa,” kata Aunu kepada Tempo di Bogor, Selasa 20 Maret 2024. Menurut dia, ada beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan ledakan atau outbreak kumbang tomcat, sehingga masuk rumah penghuni apartemen. “Terjadi peningkatan populasi kumbang tomcat menjelang berakhirnya musim hujan. Sebelumnya masih dalam stadia larva…

                        Galaksi Bimasakti Ternyata Berwarna Putih dan Memiliki Ribuan Planet Yatim Piatu

                          Galaksi Bimasakti memiliki lebih dari 100.000 planet yatim piatu atau planet nomad, alias planet yang tidak mengorbit bintang induk tertentu. Hal tersebut diketahui dari ekstrapolasi hasil observasi planet yang dilakukan dengan metode gravitational microlensing, melihat pengaruh gravitasi planet pada cahaya bintang. Louis Strigari, ilmuwan dari Kavli Institute di Stanford University dan rekannya mendeteksi objek yang terdapat di Bimasakti, mulai dari yang sebesar Jupiter hingga sekecil Pluto. Berdasarkan hasil studi, ilmuwan menemukan bahwa tak ada cukup tata surya yang mempu menaungi seluruh planet yang ada, sehingga planet yatim piat…