Lompat ke konten

Rekayasa Genetika

Terbukti Secara Genetik Ternyata Orang Eropa Merupakan Keturunan Firaun

    – Orang Eropa ternyata mewarisi DNA Firaun. Penelitian yang dilakukan oleh ahli genetika asal Swiss menunjukkan 70 persen orang Inggris dan 50 persen orang Eropa barat mendapat warisan gen dari Firaun Tutankhamun. Temuan tersebut didapatkan setelah pusat genealogi DNA asal Zurich, iGENEA, merekonstruksi profil DNA Firaun Tutankhamun yang mendapat warisan kekuasaan dari ayahnya, Akhenaten, dan kakeknya, Amenhotep III. Perhatian peneliti lalu tertuju pada kelompok profil gen bernama haplogroup R1b1a2 yang juga dimiliki 50 persen manusia Eropa barat. Dengan demikian, manusia Eropa berbagi nenek moyang yang sama dengan Firaun.…

    BATAN Seleski Gandum Mutan Untuk Bibit Unggul

      Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menyeleksi ribuan biji gandum mutan hasil radiasi untuk dijadikan benih varietas unggul yang mampu ditanam di dataran rendah tropis Indonesia. “Gandum adalah makanan pokok kedua setelah padi tapi kita mengimpor gandum 100 persen. Penyebabnya tanaman ini sulit ditanam di dataran rendah tropis, sedangkan di dataran tinggi bisa, tetapi kalah bersaing dengan sayur-mayur,” kata pakar pemuliaan tanaman Batan Prof Dr Suranto Human di Jakarta, Selasa. Karena itu untuk mengurangi impor gandum nasional yang pada 2022 sudah mencapai hampir 6 juta ton, Batan terus mencari…

      Jeruk Kinnow Tanpa Biji dan Manis Kini Bisa Ditanam Di Tanah Tandus

        Manis, tanpa biji, kulitnya tipis dan mudah dikupas, serta dapat ditumbuhkan di padang pasir. Itulah jeruk sempurna… hasil rekayasa genetika. Departemen Plant Biology dari University of California di Riverside mengumumkan kesuksesan peneliti mereka membuat KinnowLS, jeruk hasil rekayasa genetika yang dibuat berdasarkan jeruk kinnow yang biasa tumbuh di India dan Pakistan. Kinnow sendiri sebetulnya merupakan hasil rekayasa genetika oleh UC Riverside 10 tahun yang lalu. KinnowLS dibuat dengan memborbardir tanaman muda dengan sinar X, sinar gamma, dan berbagai bahan kimia. Beberapa pertanian di daerah panas di California sudah…

        Dari Tahun Ke Tahun Penduduk Indonesia Semakin Gemuk dan Pendek

          Pola konsumsi makanan yang tak berimbang menyebabkan struktur tubuh anak-anak Indonesia semakin tidak ideal. Jika tidak segera diatasi, karakter fisik manusia Indonesia ke depan adalah pendek dan gemuk. ”Tubuh pendek terkait kondisi ekonomi, sedangkan gemuk berhubungan dengan pola makan seseorang,” kata Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Minarto dalam Seminar Gizi Lebih: Ancaman Tersembunyi Masa Depan Anak Indonesia di Jakarta, Rabu (20/4). Data Direktori Pengembangan Konsumsi Pangan Badan Ketahanan Pangan 2021 menunjukkan, konsumsi pangan hewani masyarakat Indonesia baru mencapai 60 persen dari jumlah yang dianjurkan. Badan pendek…

          Ditemukan Gen Yang Bertanggung Jawab Terhadap Penyebaran Kanker Payudara

            Para ahli dari Amerika Serikat menemukan satu gen yang berperan penting dalam meningkatkan kemungkinan penyebaran sel kanker payudara dan meningkatkan resistensi kanker terhadap kemoterapi. Mereka menemukan bahwa orang-orang yang mengidap kanker ganas mempunyai perubahan genetik yang tidak normal pada satu sel yang disebut dengan MTDH, obat-obatan yang bisa menghambat gen ini bisa mencegah sel tumor mengalami metastasi atau penyebaran, serta meningkatkan harapan hidup pengidap kanker payudara. “Penemuan ini merupakan pencerahan dalam upaya pengembangan obat yang dapat menghambat metastasi,” kata dr. Michael Reiss dari The Cancer Institute New Jersey…

            Orang Penyuka Musik Cenderung Lebih Mudah Depresi Daripada Yang Suka Membaca Buku Pengetahuan

              REMAJA yang menghabiskan banyak waktu mendengarkan musik lebih berisiko mengalami depresi daripada remaja yang lebih memilih untuk membaca, menurut studi di University of Pittsburgh School of Medicine. Penelitian yang melibatkan 106 peserta ini tentunya menambah bukti bahwa paparan media terkait dengan kesehatan emosional. Selama dua bulan, peneliti meminta peserta uji coba selama puluhan kali untuk melaporkan jenis media yang mereka terima, termasuk televisi, musik, video game, internet, majalah, dan buku. Para ahli menemukan remaja yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka mendengarkan musik 8,3 kali lebih berisiko menjadi depresi.…

              Terapi Hormon Untuk Ganti Kelamin Ikan Ditemukan BATAN Demi Tingkatkan Produktivitas Peternak Ikan

                Tiga bulan sekali Agung Wahyudi membeli ribuan benih ikan nila tak jauh dari rumahnya di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ia sengaja memilih benih berusia nol-tiga hari, berbentuk bintik-bintik hitam. Alasannya, di usia itu bibit dalam kondisi gonad atau tidak berkelamin. “Kita masih bisa menentukan sendiri jenis kelaminnya,” kata pria setengah baya ini beberapa waktu lalu. Caranya sederhana. Cukup dengan akuarium, air, sirkulasi udara, dan kolam tampung seperempat lapangan bulu tangkis di pekarangan rumahnya. Resep khususnya adalah menabur serbuk “ajaib” cokelat muda yang mengandung hormon maskulin ke…

                Peneliti di Yokohama City University Mampu Membuat Sperma Buatan

                  Peneliti di Yokohama City University berhasil membuat sperma tikus dan menggunakannya untuk menghasilkan keturunan. Ini merupakan sebuah perkembangan yang kelak mungkin dapat menolong pria mandul. Sperma itu ditumbuhkan di luar tubuh tikus menggunakan jaringan berisi sel induk sperma, disebut spermagonia, yang diambil dari bayi-bayi tikus. Para ilmuwan dari Jepang tersebut lalu mengembangkan sel menjadi sperma menggunakan bahan-bahan kimia yang meniru lingkungan alami tempat mereka tumbuh. Cairan campuran bahan-bahan kimia tersebut disebut knock out serum replacement (KSR). Formula ini digunakan untuk menjaga agar sel induk tidak berubah. Di sini,…

                  Cara Murah Pembuatan Obat Malaria Dengan Bantuan Ragi

                    Para ahli di Kanada dan Amerika Serikat mengaku berhasil menemukan proses pembuatan obat malaria yang lebih cepat dan murah. Mereka menemukan cara membuat artemisinin, kandungan utama pada beberapa obat malaria, menggunakan ragi, gen, dan fermentasi. Para peneliti menyatakan bahwa cara ini lebih baik dan efisien daripada mengekstrak artemisinin dari tanaman. Peneliti dari OneWorld Health, Amyris, Unversity of California di Berkeley, dan pemerintah Kanada, mengidentifikasi gen yang memproduksi artemisinin pada tanaman penghasil. Kemudian mereka mencoba gen tersebut pada ragi dan membuat artemisinin di lab mereka. “Teknik ini membuat produksi…

                    Kelainan Genetik Langka Membuat Gadis Cantik Ini Berubah Menjadi Serigala

                      Supatra Sasuphan (11) memecahkan rekor dunia Guinness World Record sebagai manusia yang paling banyak ditumbuhi bulu dan rambut. Pertumbuhan rambut berlebihan yang dialaminya itu membuat wajahnya nyaris tidak terlihat sehingga ia mendapat julukan “gadis serigala” dan “wajah kera”. Bulu kelewat lebat itu ternyata tidak membuat Supatra rendah diri. Ia justru senang karena hal itu membuatnya lebih populer di sekolah. Terlebih setelah ia mendapat rekor dunia. “Saya sangat bahagia tercatat dalam Guinness World Records. Banyak orang yang harus berusaha keras mendapatkannya, sedangkan saya cukup menjawab beberapa pertanyaan dan mereka…

                      Anak Perempuan Memiliki Penyakit Langka Yang Membuat Mukanya Menjadi Tua Sebelah

                        Seorang gadis berusia 11 tahun setengah wajahnya menua. Christine Honeycutt dari Carolina Utara, Amerika, divonis menderita sindrom Parry-Romberg yang tak ada obatnya. Sistem imunitasnya memakan jaringan subcutaneous antara otot, tulang dan kulit. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitas dan kekecangannya sehingga tulangnya tak bisa tumbuh normal. Seiring waktu, sebagian wajahnya menjadi lebih kecil, dan hampir hanya terlihat kulit yang membungkus tengkorak. Penyakit ini juga bisa menyerang bagian tengkorak dan membuatnya buta dan mengalami sinus. Ibu Christine, Vicki Honeycutt awalnya tak menyadari apa yang dialami putrinya. Saat Christine berusia lima tahun,…

                        1 Gram E. coli Mampu Tampung 900TB Data Lebih Efisien Dari Harddisk

                          Para peneliti asal Hong Kong telah menemukan cara untuk menyimpan data di dalam DNA bakteri. Ternyata, bakteri yang digunakan sebagai sampel, bakteri E. coli mampu menyimpan hingga 900 ribu gigabyte atau 900 terabyte data. Dalam uji coba awal, seperti dikutip dari i09, 15 Desember 2022, peneliti meng-encode sebuah pesan singkat ke dalam sebuah vektor bersama dengan dua pengulangan yang dibalik. Kemudian, peneliti mendesain sebuah primer yang menarget pesan yang sudah di-encode baik dalam orientasi normal ataupun dalam orientasi tambahan yakni yang sudah dibalik. Kedua set primer tersebut bisa…