Lompat ke konten

Rekayasa Genetika

Perkebunan Durian Lokal Mulai Berkembang Setelah Ditemukan Durian Instan

    Warga Kota Pagaralam, Sumatra Selatan (Sumsel), mulai melirik usaha perkebunan buah-buahan dengan mengembangkan tanaman jenis durian Besemah. Tanaman durian Besemah selain buahnya lebat, waktu berbuah juga cukup singkat, dengan daging buah lebih tebal dan manis. Kemudian lahan untuk penanaman juga cukup sekitar halaman rumah yang terbatas atau sempit. Menurut salah seorang petani warga Dusun Pagaragung Kelurahan Ulururah, Kecamatan Pagaralam Selatan, Yudi, Selasa (1/12) awalnya hanya coba-coba membudidayakan tanaman durian untuk jenis lokal, sebab selama ini jenis durian Besemah kurang terkenal kalah dengan yang berasal dari luar. “Namun setelah…

    Program Bayi Tabung Kini Hadir Di Rumah Sakit Universitas Hasanhudin

      Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (Unhas) yang akan diresmikan Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, Senin (15/2) hari ini memiliki keunggulan di banding beberapa rumah sakit pendidikan lainnya. Di antaranya adalah pelayanan Fertility Endocrine Reproductive Centre atau bayi tabung. Hasanuddin University Hospital (HUH) ini, menurut Rektor Unhas Prof Idrus A Paturusi di Makassar, merupakan program pendidikan nasional dalam upaya meningkatkan kemampuan teknologi kedokteran dalam menyelesaikan berbagai kasus kesehatan yang sulit melalui pengembangan penelitian dan pelayanan medik. “Rumah sakit ini akan bersinergi dengan RSUP dr Wahidin Sudirohusodo (RSWS) dalam menyajikan pelayanan…

      Klinik Kesuburan Bayar Mahal untuk Sel Telur Manusia Unggulan

        Klinik kesuburan bersedia membayar mahal untuk sel telur dari donor lulusan universitas terkenal, apalagi kalau berpenampilan menarik dan dari suku etnis tertentu. Penelitian menunjukkan bahwa harga yang dipatok sering kali jauh lebih tinggi dari batasan yang telah ditetapkan. Dilansir bahwa pasutri yang memiliki kesulitan berketurunan ada yang bersedia membayar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 450 juta untuk sel telur yang diharapkan bisa memberikan keturunan yang pintar dan berpenampilan menarik. Sejarahnya, bayi tabung pertama dilahirkan pada 1983. Metode ini dilakukan dengan memasukkan sel telur dari donor yang telah…

        Nenek Moyang Orang Asia Berasal Dari Asia Tenggara dan Sunda Land

          Hasil riset terbaru DNA (deoxyribonucleic acid) tentang asal-usul manusia Asia menyimpulkan bahwa Asia Tenggara merupakan sumber geografis utama dari populasi di Asia yang kemudian menyebar ke utara. “Nenek-moyang bangsa-bangsa Asia yang keluar dari Afrika sekitar 100 ribu tahun lalu itu menyusuri sepanjang pesisir selatan ke arah timur dan lebih dulu berpusat di Asia Tenggara sekitar 60 ribu tahun lalu, baru kemudian menyebar ke berbagai kawasan di utaranya di Asia,” kata Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Dr Sangkot Marzuki kepada pers di Jakarta, Jumat. Kesimpulan terbaru ini, disebutkan…

          Mikoriza, Penolong Tanaman di Daerah Kering Karena Bisa Bersimbiosis

            Jamur jenis Mikoriza yang bersimbiosis dengan tumbuhan ternyata bermanfaat meningkatkan daya tahan tanaman hingga tidak sampai mati, atau layu akibat menipisnya persediaan air didalam tanah selama kemarau panjang. “Penggunaan jamur mikoriza cocok diterapkan didaerah-daerah yang minus air seperti di Gunung Kidul, Yogyakarta dan NTB,” kata Yayat Rukiat, peneliti dari Balai Litbang Deptan, di Bekasi, Selasa. Akar tumbuhan yang diselimuti muselium hasil simbiosis dengan mikoriza menjadikan tanaman tahan terhadap menipisnya persediaan air didalam tanah sementara unsur hara pada tanah tetap terpelihara. Mikoriza sendiri bersimbiosis dengan dua kelompok jamur yaitu…

            Spesies Baru Yang Tahan Radiasi dan Mampu Hidup Dalam Air Mendidih Ditemukan

              Beberapa ilmuwan India menemukan mikroorganisme baru dinamai “extremophiles” yang dapat bertahan hidup dalam air mendidih dan radiasi sinar ultraviolet, lapor tabloid Mail Today baru-baru ini. Para ilmuwan menemukan mikroorganisme itu pada ketinggian 40 kilometer di atas permukaan Bumi. Upaya itu pelopori ilmuwan dari Pusat Sel dan Mikrobiologi di kota Hyderabad, India Selatan, S. Shivaji, yang telah meneliti bakteri di Antartika, Kutub Utara dan Gletser Himalaya. “Ketiga spesies baru yang ditemukan sekarang dapat dibedakan dari semua spesies yang sejauh ini dilaporkan ada dalam catatan ilmiah,” kata surat kabar itu…

              Indonesia Mengembangkan Teknologi Bioteknologi Rumput Laut

                Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) mengembangkan bioteknologi berasal dari rumput laut untuk dijadikan energi ramah lingkungan. “Kita ingin kembangkan bioteknologi memanfaatkan rumput laut untuk energi,” kata Sekjen Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), Widi Agoes Pratikno, kepada ANTARA di Jakarta, Minggu. Ia mengatakan Indonesia memiliki sumber daya laut yang berlimpah untuk dikembangkan menjadi energi tergantikan. Namun, Widi mengatakan Indonesia membutuhkan teknologi dan modal untuk bisa mengembangkan energi dari “deep sea water” tersebut. “Kebetulan Korea memiliki teknologinya untuk pemanfaatan rumput laut menjadi energi. Jadi kenapa kita tidak coba melakukan kerjasama…

                Jepang Kloning Sapi Legendaris Sebelum Mammoth

                  Memasuki Tahun Sapi (Year of Ox) di awal tahun 2021 ini, para ilmuwan Jepang mengumumkan kesuksesannya mengkloning sapi legendaris khas Jepang. Keberhasilan tersebut tidak sekadar prestasi baru penelitian bioteknologi di Jepang, tetapi membuka kesempatan untuk menyediakan stok pangan berkualitas yang terjamin di masa depan. Jenis sapi yang berhasil dikloning adalah Hida-gyu yang merupakan sapi khas Prefektur Gifu, bagian tengah Jepang. Para peneliti dari Universitas Kinki dan lembaga riset peternakan Gifu berhasil menghasilkan empat ekor sapi kloning antara November 2007 dan Juli 2020. Namun, hanya dua ekor yang bertahan…

                  Sapi Bali Menghasilkan Sapi Bibit Unggul Lewat Rekayasa Budidaya

                    Dengan introduksi teknik rekayasa pembibitan dan budidaya, Indonesia mulai berswasembada beras dan berencana mengekspornya tahun depan. Prestasi ini memicu perlakuan sama untuk peternakan sapi. Target Indonesia berswasembada daging ternak ini dalam lima tahun mendatang. Sejak lama Indonesia menghadapi defisit daging sapi. Kebutuhan komoditas pangan ini belum dapat dipenuhi oleh produksi daging sapi dalam negeri sehingga impor daging sapi atau sapi bakalan masih dilakukan. Pada tahun 2007, impor daging sapi dari berbagai negara mencapai 270.000 ton dan cenderung terus meningkat. Hingga tahun 2015 dengan penduduk mencapai 253 juta jiwa…

                    Mammoth Purba Bangkit Dari Kematian Lewat Klonning Karena Kode Genetiknya Telah Lengkap Dipetakan

                      Mimpi menghidupkan kembali dinosaurus dan hewan-hewan purba seperti dalam sekuel Jurassic Park selangkah lagi mendekati kenyataan. Para ilmuwan berhasil memetakan sebagian besar kode genetika mammoth purba, saudara tua gajah yang memiliki tubuh berambut lebat. Daftar kode genetik tersebut diterjemahkan dari ekstrak sel 20 gumpalan rambut mammoth yang diambil dari mumi mammoth yang ditemukan di lapisan es Siberia, Rusia. Mamoth yang dapat tumbuh hingga setinggi lebih dari 5 meter hidup sekitar 10.000 tahun lalu. Jika seluruh peta genetika (genom) selesai dikodekan, bukan tidak mungkin mammoth dapat dihidupkan kembali melalui…

                      Gen Kangguru dan Manusia Serupa dan Berevolusi Di China

                        Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China. Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah. “Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama,” kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.…

                        Jagung Transgenik Sebabkan Kesuburan Rendah dan Kemandulan

                          Setelah pengamatan dan penelitian lama, beberapa ilmuwan Austria telah menemukan bahwa tikus percobaan memperlihatkan kesuburan yang lebih rendah dan anak yang lebih lemah dengan berat badan lebih ringan setelah lama mengkonsumsi jagung transgenik. Sebagaimana dilaporkan Xinhuna, Badan Kesehatan dan Keamanan Makanan Austria (AGES), Selasa, menyiarkan temuan hasil penelitian yang dipercayakan oleh Kementerian Kesehatan, Keluarga dan Pemuda Federal Austria (BMGFJ) dan dilaksanakan oleh Veterinary University Vienna. Penelitian tersebut dipimpin oleh Professor Juergen Zentek dari Veterinary University Vienna, dengan tujuan menemukan apakah konsumsi lama jagung transgenik akan memiliki dampak berbahaya…