Lompat ke konten

Resep Obat

Telah Ditemukan Kentang Yang Merupakan Kunci Pengobatan Alzheimer

    Virus yang biasa menyerang kentang memiliki kesamaan yang luar biasa dengan virus pada protein utama yang menyebabkan penyakit Alzheimer (AD), dan beberapa peneliti AS telah menggunakan virus itu untuk mengembangkan antibody yang dapat memperlambat atau mencegah munculnya AD, demikian laporan Journal of Biological Chemistry, terbitan 15 Agustus. Para peneliti tersebut dari Case Western Reserve University, katanya, melaporkan bahwa mereka menggunakan konsep itu pada protein seperti “amyloid” yang ditemukan dalam virus kentang (PVY). Amyloid adalah istilah umum bagi penggalan protein yang dihasilkan tubuh secara normal. Mereka menyuntikkan PVY ke…

    Pengendalian Penyakit Tropis Tidak Optimal Karena Tidak Didukung Riset Yang Optimal

      Penanggulangan sejumlah penyakit tropis seperti malaria, filariasis atau kaki gajah, dan kusta atau lepra tidak berjalan secara efektif. Kondisi ini terjadi lantaran penanganan penyakit tropis tidak didukung pengembangan riset yang memadai serta terintegrasi antarlembaga. Peneliti dari Tropical Disease Diagnostic Center (TDDC) Universitas Airlangga Surabaya, drh CA Nidom menyatakan, penyakit tropis jadi faktor dominan dalam percaturan penyakit-penyakit di dunia. Apalagi kini tidak ada lagi batas wilayah, sehingga orang-orang dari negara sub tropis pun bisa terkena penyakit yang banyak ditemukan di negara tropis karena perpindahan penduduk. Penyakit tropis seperti malaria,…

      Masa Depan Obat Tradisional Indonesia Cerah

        Dari sekitar 30.000 spesies tumbuhan di Indonesia, sekitar 940 di antaranya adalah tanaman obat. Dengan pangsa pasar obat tradisional di dalam negeri mencapai 210 juta dollar AS per tahun, prospek obat tradisional terbilang cerah. ”Obat tradisional bisa mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit, seperti penyakit jantung koroner, stroke, prostat, rematik, antikolesterol, diabetes, osteoporosis, malaria, diare, hingga hipertensi,” tutur Prof Dr Sidik dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Bandung, dalam seminar ”Obat Herbal dalam Pembangunan Kesehatan” yang berlangsung di Jakarta, Senin (11/8). Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Kementerian Negara Riset…

        Indonesia Sarang Para Ilmuwan Muda Dunia

          ”Seperti halnya satu permainan papan di mana kotak yang berisi aturan main hilang sejak lama, tidak ada seorang pun yang tahu persis bagaimana bisa memenangi (hadiah) Nobel.” (Hal Cohen, ”The Scientist”, 28/10/2002) Agustus kini diperkaya dengan pelbagai event ilmiah. Ada Asian Science Camp di Bali dan LIPI Expo, serta Ritech Expo, dua-duanya di Jakarta. Ini membesarkan hati. Kita mengenang dan merayakan bulan kemerdekaan tidak semata dari sisi sejarah, tetapi juga dari sisi sains dan teknologi. Itulah dimensi yang seyogianya mewarnai perjalanan sejarah kebangsaan Indonesia. Sekadar tambahan, Rabu (6/8)…

          Ludah Manusia Dapat Percepat Penyembuhan Luka

            Para peneliti Belanda telah mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan Rabu di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB). Tim peneliti tersebut mendapati bahwa “histatin”, protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka. Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara…

            Digelar 100 Penemuan Bangsa Indonesia untuk Peringati Hari Kebangkitan Teknologi

              Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) akan menggelar LIPI Expo 2020, di Jakarta, (4-6 Agustus), yang akan memamerkan 100 hasil penemuan (invensi) LIPI untuk memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) sekaligus 100 tahun Kebangkitan Nasional. “Alhamdulillah Wakil Presiden berkenan membukanya,” kata Kepala LIPI Prof Dr Umar Anggara Jenie seusai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, di Jakarta, Selasa. Dalam acara tersebut, selain memamerkan 100 invensi LIPI, juga digelar seminar hasil penelitian kompetitif LIPI dengan pidato kunci lima manteri, dua Gubernur, Ketua Kamar Dagang dan Industri serta Dirut…

              Lima Peraih Nobel Kumpul Di Bali

                Lima peraih nobel bidang fisika dan kimia dari Jepang, Taiwan dan AS akan menghadiri Asia Science Camp (ASC) 2020 yang diikuti 350 siswa Indonesia dan 150 siswa peserta Asia di Bali pada 3-9 Agustus 2020. “Siswa dan siswi peserta diseleksi ketat oleh International Board of Asian Science Camp (IIBASC), yaitu organisasi nirlaba yang terdiri dari institusi-institusi pendidikan non pemerintah,” kata Prof Yohanes Surya dari `Surya Istitute` selaku tuan rumah ASC 2020 di Jakarta, Senin. Sebagian siswa siswi peserta ada yang secara otomatis diundang sebagai peserta, yaitu para peraih…

                Semua Pemuka Agama Indonesia Melarang Penggunaan Stem Cell Yang Haram Hukumnya Menurut Agama

                  Pemuka penganut agama-agama yang ada di Indonesia berpendapat, penerapan terapi sel punca (stem cell) embrionik untuk pengobatan penyakit tidak diperbolehkan oleh agama. Pendapat pemuka agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Buddha tentang penggunaan sel punca yang diambil dari embrio manusia untuk terapi pengobatan itu disampaikan dalam diskusi panel mengenai perkembangan terapi sel punca yang diselenggarakan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jakarta, Sabtu. Dr.H.A.F. Wibisono, MA dari Muhammadiyah mengatakan, penggunaan sel punca embrionik untuk keperluan apa pun tidak diperbolehkan kecuali saat terapi itu menjadi satu-satunya solusi…

                  Ilmuwan Jepang Menemukan Cara Membuat DNA Buatan

                    Para pakar kimia Jepang mengklaim telah berhasil menyusun DNA buatan dari molekul-molekul organik. Terobosan ini menjanjikan harapan baru untuk mengembangkan sejumlah teknologi tinggi. Misalnya, untuk mengembangkan terapi gen yang lebih akurat dan sesuai sasaran. DNA buatan juga menjadi kunci pengembangan komputer masa depan yang berbasis nanoteknologi. DNA yang dikenal sebagai rangkaian molekul dalam bentuk spiral ganda (double helix) merupakan cetak biru kehidupan. Perannya sangat penting karena mengendalikan semua fungsi dalam tubuh makhluk hidup. Secara alami, DNA tersusun dari empat jenis basa. DNA buatan yang dibuat para peneliti di…

                    Racun Tikus Ramah Lingkungan Dapat Dibuat Dari 10 Macam Tumbuhan Asli Indonesia

                      Tumbuh-tumbuhan tropis yang banyak hidup di Indonesia ternyata mengandung zat yang dapat dimanfaatkan sebagai racun tikus. Peneliti Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof Dr HM Sanusi Ibrahim, menemukan zat tersebut pada sepuluh jenis tumbuhan tropis yakni daun gamal, daun kulit manis, daun juar, daun sicerek, daun inai, kulit buah jeruk, biji pinang sirih, akar pinang sirih, dan biji pinang sinawa. “Sumatera terletak pada garis khatulistiwa memiliki hutan tropis sebagai potensi yang luar biasa sebagai pabrik bahan kimia raksasa, sehingga cukup diminati peneliti untuk diteliti,” katanya di Padang, Kamis (29/5).…

                      Bill Gates Anak Sumbang Dana Buat Penelitian Flu Burung Dan HIV Di Indonesia

                        Bill Gates, pemilik Microsoft Corporation sekaligus pendiri Bill & Melinda Gates Foundation, dalam kunjungannya ke Jakarta pada 8-9 Mei 2020 akan melangsungkan pembicaraan dengan pemerintah Indonesia tentang rencana pengembangan vaksin flu burung. “Pemerintah Indonesia dan Bill Gates akan membahas kerjasama di bidang penanganan flu burung, khususnya dalam upaya pengembangan vaksin di Indonesia,” kata Menko Kesra Aburizal Bakrie, di Jakarta, Selasa. “Sekarang ini belum ada vaksin flu burung untuk manusia, yang ada adalah vaksin flu burung untuk hewan,” katanya. Aburizal Bakrie menambahkan, “Pembicaraan tentang kerja sama ini sudah jauh…

                        Malaysia Memakai Nyamuk Mutan Untuk Membasmi Demam Berdarah

                          Peribahasa “Lain ladang lain ilalang, lain lubuk lain ikannya” amat tepat di sini. Jika Indonesia masih memakai sistem kuno untuk mengatasi demam berdarah dengue dengan pengasapan, bubuk abate, ataupun pemberantasan nyamuk demam berdarah dengan teknik mulut yaitu program 3M (menguras bak air, menutup tempat air, dan mengubur barang-barang bekas), Malaysia sudah lebih maju, cerdas dan kreatif dalam memilih memberantas penyakit itu dengan senjata baru: pasukan nyamuk mutan. Nyamuk yang dipakai tentu bukan nyamuk sembarangan. Semuanya telah diseleksi sebelum disebar untuk memerangi epidemi demam berdarah yang rutin menyerang negara…