Lompat ke konten

Spesies Yang Punah

Tanaman Jeruk Keprok Indonesia Terancam Punah

    Jeruk keprok asal Indonesia terancam punah. Jeruk keprok yang berasal dari Tawangmangu, Grabag dan Garut mulai sulit ditemui di pasar tradisional dan supermarket. Menurut ahli hama dan penyakit tanaman Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, buah yang rasanya manis ini hampir dipastikan tinggal kenangan. Penyebabnya, hampir seluruh tanaman jeruk keprok terserang penyakit. “Kalaupun ada sekarang kapes-kapes,” kata ketua jurusan hama penyakit tanaman Fakultas Pertanian Prof. Susamto Somowiyarjo di kantornya, Senin, (11/4). Kapes-kapes maksudnya, seperti ampas, wujudnya jeruk tetapi tawar rasanya dan tak berisi. Sedangkan ahli penyakit hama dan tanaman…

    Manusia Kerdil Flores Homo Floresiensis Yang Diduga Punah 2 Juta Tahun Lalu Ditemukan Masih Dihidup

      Temuan Homo floresiensis di Liang Bua menunjukkan peradaban Pulau Flores sudah sangat tua. Fosil itu diperkirakan setara dengan Pithecanthropus erectus yang ditemukan di Bengawan Solo. Kedua fosil termasuk manusia purba yang memiliki ciri-ciri berbeda dengan manusia modern (Homo sapiens). Fosil Homo floresiensis yang dijuluki hobbit (manusia kerdil) telah mengguncang dunia arkeologi dan menjadi perdebatan sampai kini. Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslit Arkenas) meneliti sejak tahun 1970-an. Sempat terhenti karena kesulitan dana, penelitian dimulai lagi tahun 2001 bekerja sama dengan peneliti dari Australia. Tahun 2003, mereka menemukan kerangka manusia…

      Burung Hantu Berjambang Muncul Lagi Di Peru Setelah Punah 26 Tahun Yang Lalu

        Pemantau burung menemukan spesies burung yang sudah tak ditemukan sejak 26 tahun lalu. Burung hantu berjambang kembali ditemukan di daerah Abra Patricia di bagian utara Peru. Dalam bahasa latin artinya adalah “Burung hantu yang anehSpesies ini pertama kali ditemukan pada 1976.Terakhir burung jenis itu terlihat pada 26 tahun yang lalu. Species yang berukuran kecil dan disebut Xenoglaux loweryi, memiliki bulu yang panjang di sekitar paruhnya, dan bulu yang menyambung pada jambang. Burung hantu ini ditemukan oleh pengamat burung dalam sebuah habitat yang dilindungi oleh Konservasi Burung Amerika ABC…

        Durian Sukun Karanganyar Sudah Hampir Punah

          Durian Sukun (Durio zibetinus) kini terancam punah. Durian yang merupakan induknya Durian Montong ini sangat dikenal kelezatannya oleh para penggemar buah. Menurut Dr Ir Endang Yuniastuti MSi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), durian yang aslinya berasal dari Matasih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini, pohon induknya sekarang tinggal beberapa batang saja. Jenis tanaman yang bernilai ekonomis tinggi ini perlu diselamatkan agar tidak punah. Meskipun di Tanah Air terdapat lebih dari 100 spesies durian. “Di Indonesia ini banyak spesies durian, ya kalau dihitung…

          Durian Asli Indonesia Terancam Punah Karena Kalah Bersaing Dengan Durian Montong

            Beberapa jenis pohon durian (Dariozibetinus) untuk yang bisa dimakan buahnya yang asli Indonesia, kini mulai terancam punah dan ini kalau tidak ada perhatian bukannya tidak mungkin akan hilang. Untuk sementara jenis durian yang sudah terancam punah diantaranya “Durian Sukun” yang merupakan induknya “Durian Montong” yang selama ini sangat dikenal kelesatannya oleh para penggemar buah tersebut, kata Dr.Ir Endang Yuniastuti Msi peneliti tanaman tersebut asal Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) di Solo, Senin. Untuk Durian Sukun ini aslinya dari Matasih, Kabupaten Karanganyar,…

            Sejumlah Vertebrata Dunia Diambang Kepunahan

              Sejumlah spesies vertebrata menghadapi ancaman kepunahan serius. Rata-rata 50 spesies mamalia, burung, amfibi, reptil, dan ikan mendekati kepunahan setiap tahun. Hal itu mengemuka dalam UN Convention on Biological Diversity di Nagoya, Jepang, 18-29 Oktober 2022. Para perwakilan negara berkumpul di Jepang untuk menetapkan target dan pencapaian di bidang pelestarian keanekaragaman hayati. Laporan mengenai ancaman kepunahan tersebut merupakan hasil studi International Union for the Conservation of Nature (IUCN). Studi yang diluncurkan dalam pertemuan dunia itu juga dipublikasikan di jurnal Science baru-baru ini. Studi itu menggunakan Red List of Threatened…

              22 Persen atau 4000 Tumbuhan Terancam Punah

                Analisis global yang dilakukan peneliti Kebun Raya Kerajaan (KRK) Kew, Museum Sejarah Alam (MSA) London, dan Persatuan Konservasi Alam Internasional (IUCN) menunjukkan, lebih dari seperlima atau 22 persen dari 4.000 jenis tumbuhan yang sudah dikaji terancam punah. Jumlah spesies tumbuhan di seluruh dunia diperkirakan mencapai 380.000 jenis, tetapi sebagian besar datanya sangat kurang. Famili yang paling terancam berasal dari Gymnospermae (berbiji terbuka). Sedangkan habitat tumbuhan yang paling rentan adalah di hutan hujan tropis akibat konversi lahan untuk pertanian dan perkebunan. Jumlah spesies yang terancam hilang itu masuk Indeks…

                Primata Yang Sudah Punah Selama 60 Tahun Kini Muncul Kembali

                  Setelah dianggap punah selama  60 tahun karena habitatnya dibabat menjadi perkebunan teh, sejenis primata unik ditemukan kembali dan berhasil difoto. Sebelumnya primata jenis Loris Horton Plains (Loris tardigradus nycticeboides) ini sempat dilaporkan terlihat pada tahun 2002, namun tidak ada bukti foto yang menyertainya. Penelitian selama lebih dari 1000 malam dilakukan di 120 wilayah berhutan di Sri Lanka oleh para ahli biologi bekerjasama dengan Zoological Society of London (ZSL). Pencarian ini akhirnya menemukan loris di enam wilayah, dan para peneliti menangkap tiga spesimen hidup untuk diteliti Alasan utama yang…

                  Jangan Biarkann Monyet Bule Punah Dari Sungai Negro Hitam

                    Hari Sabtu (8/5) pukul 06.00, air Sungai Hitam di Desa Kuala Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terlihat coklat bercampur lumpur. Daerah lahan basah itu didominasi tumbuhan rumbia dan semak belukar. Sepintas tidak ada yang menarik di sungai ini. Kehidupan di sekitar sungai tidak menggambarkan kekayaan alam sesungguhnya Pulau Kalimantan yang amat dikenal dunia. Yang tampak justru lingkungan sungai yang rusak. Meski demikian, di kalangan pemerhati satwa endemik Kalimantan, termasuk dari mancanegara, nama Sungai Hitam cukup terkenal. Sungai ini cukup istimewa untuk dikunjungi sebelum ke tempat…

                    Kodok Adalah Binatang Paling Rentan Terhadap Perubahan Cuaca dan Akan Punah Paling Awal

                      Kodok adalah kelompok binatang yang sangat peka terhadap perubahan lingkungan, seperti polusi air, perusakan hutan, ataupun perubahan iklim. Karena kepekaan mereka, amfibi dapat dijadikan indikator perubahan lingkungan. Perubahan lingkungan yang dampaknya sangat nyata terhadap kodok jelas terlihat pada turunnya populasi disertai turunnya keragaman jenis. Pada saat ini ada lebih dari 6.000 jenis amfibi di dunia. Dari 6.000 jenis, 5.915 telah ditelaah statusnya oleh IUCN (International Union for Conservation and Natural Resources). Hasilnya, 1.893 dalam status terancam dan menuju kepunahan. Ancaman utama yang dihadapi kodok saat ini adalah hilangnya…

                      Daftar Kodok Indonesia Yang Terancam Punah

                        Kodok masih dengan mudah kita temui di berbagai tempat di sekitar kita. Namun siapa sangka jika beberapa jenis hewan ampibi ini mulai langka di alam bebas, termasuk populasinya di Indonesia. Menurut peneliti kodok dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hellen Kurniati, ancamana utama yang dihadapi kodok adalah hilangnya habitat, polusi lingkungan, pemanfaatan dan penyakit yang diakibatkan oleh jamur dan virus. “Kerusakan hutan di Pulau Jawa juga berdampak pada status jenis kodok yang terdapat di dalamnya, terutama jenis-jenis yang endemik, yang tidak terdapat di pulau lain,” ujarnya dalam siaran…

                        Kodok Unggaran Telah Punah dan Tidak Seorangpun Memiliki Spesimen Atau Fotonya Sejak Tahun 1930

                          Meski belum termasuk dalam daftar sebagai hewan yang telah punah, kodok ungaran (Philautus jacobsoni) hampir tidak dapat ditemukan lagi saat ini. Hal tersebut dikatakan Hellen Kurniati, peneliti kodok dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). “Bahkan sampel spesimennya juga kita tidak punya,” katanya di sela-sela training pengenalan amfibi di Museum Zoologicum Bogoriense, Cibinong, Bogor, Rabu (26/11). Satu-satunya sampel diambil tahun 1930-an dan disimpan di Museum Leiden, Belanda. Bagaimana warna asli tubuh kodok tersebut pun Hellen mengaku tidak pernah melihatnya karena warnanya pudar setelah diawetkan. Sejak lebih dari tujuh dekade…