Lompat ke konten

Laba Laba

Kambing Gunung Alpen Mampu Memanjat Vertikal 90 Derajat

    Ibex Alpen, kambing liar yang hidup di pegunungan Alpen, ternyata punya kemampuan seperti laba-laba.  Hewan berkaki empat dan bertanduk ini bisa memanjat sebuah dinding bendungan yang nyaris vertikal. Dalam sebuah foto di laman Daily Mail dan The Sun belasan ekor kambing Alpen tampak sedang merayap, memanjat dinding bendungan Cingino di Italia Utara yang tingginya 160 kaki atau sekitar 49 meter dengan kemiringan hampir 90 derajat. The Sun menjulukinya Spider-Goats. Kambing Alpen itu memanjat dengan empat kakinya dengan posisi miring. Mereka memanfaatkan celah di antara batu dinding. Mereka memanjat…

    Penyakit Malaria Pada Manusia Berasal Dari Gorilla

      Parasit penyebab malaria pada manusia diperkirakan berasal dari gorila, bukan simpanse atau bonobo, seperti yang diyakini selama ini. Berdasarkan uji DNA terhadap hampir 3.000 ekor berbagai jenis kera, termasuk gorila, simpanse, dan bonobo, galur atau rangkaian DNA parasit malaria pada manusia identik dengan yang ada pada gorila. Temuan itu dipublikasikan peneliti Universitas Alabama di Birmingham, Inggris, Beatrice Hahn, dalam jurnal Nature. Menurut Hahn, Rabu (22/9), penemuan itu diperoleh saat ia dan sejumlah peneliti lain mempelajari virus penyebab AIDS dan melakukan pembandingan dengan DNA pada parasit penyebab malaria, termasuk…

      Laba Laba Dinding Kalacemeti Ditemukan Di Kalimantan

        Meski Indonesia memiliki banyak goa, hanya sedikit goa yang sudah dieksplorasi, termasuk yang ada di Jawa. Akibatnya, banyak biota dalam goa yang belum teridentifikasi. Salah satu kekayaan hayati goa yang belum banyak terungkap adalah kalacemeti—binatang sejenis laba-laba yang biasa hidup di dinding goa. Saat ini di Indonesia baru teridentifikasi enam jenis. Di seluruh dunia baru 15 jenis kalacemeti teridentifikasi, yaitu dari India sampai Kepulauan Solomon di Pasifik Selatan. Dari keenam jenis di Indonesia, empat jenis baru dipublikasikan dalam jurnal taksonomi Zootaxa pada 15 September lalu oleh Peneliti Muda…

        Obat Malaria Baru Dalam Satu-Dosis Ditemukan

          Para periset menemukan obat malaria baru yang menjanjikan, berpotensi mengatasi sifat resistensi penyakit mematikan dalam satu-dosis, menurut studi terbitan jurnal Sains, Kamis. Obat itu mungkin siap menjalani ujicoba klinis paling cepat akhir tahun ini dan nampaknya lebih ampuh daripada obat yang saat ini digunakan, kata para periset. “Kami sangat tertarik oleh senyawa barunya,” kata pengarang studi tersebut, Elizabeth Winzeler, profesor di Scripps Research Institute dan anggota Genomics Institute of the Novartis Research Foundation. “Obat itu memiliki banyak fitur bagus sebagai calon obat, termasuk profil keamanan efektif dan potensi…

          Ditemukan Logam Yang Semakin Tipis Semakin Kuat dan Lentur

            Jangan menyepelekan hal yang tampaknya kecil. Ujaran itu berlaku pada teknologi nano. Rekayasa pada unsur seukuran 10 pangkat (-9) meter ini telah banyak mengubah tatanan terkait materi. Kiprahnya pun telah merambah berbagai sudut segi kehidupan. Jurnal ilmiah Nature baru-baru ini memuat hasil penelitian para ahli materi tentang bagaimana suatu materi logam bisa menjadi lebih kuat dan sekaligus lentur. Para ahli ilmu materi sudah mengetahui bahwa kekuatan logam atau kerapuhan logam ditentukan oleh interaksi dislokasi. Proses interaksi dislokasi ini merupakan sebuah pertukaran tak beraturan dari garis-garis bersilangan yang bergerak,…

            Kuil Shaolin Kini Membuka Rumah Sakit

              Kuil Shaolin di China, tempat para pendeta kung fu kenamaan, akan memiliki “rumah sakit” sendiri untuk membantu memperkenalkan kebudayaan pengobatan unik Shaolin, kata seorang pendeta Shaolin, Kamis. Dinas Sumber Daya dan Tanah Kota Dengfeng, Provinsi Henan, telah menyetujui rencana untuk menyediakan satu instalasi medis yang akan dikelola oleh biro farmasi Shaolin, kata Shi Yanlin, Direktur biro tersebut, sebagaimana dikutip dari /Xinhua-OANA. Lembaga nirlaba tersebut, yang berdiri di lahan lebih dari sembilan hektare, direncanakan didirikan di kaki Gunung Taishi, sekitar tiga kilometer dari kuil Shaolin. Pembangunan instalasi tersebut, yang…

              Adat Yang Luntur Sebabkan Merosot Populasi Paus di Lamalera

                Populasi paus di perairan Lamalera dalam tiga tahun terakhir merosot. Masyarakat nelayan tradisional Lamalera di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merasakan itu karena hasil tangkapan paus sangat minim. Menurut Martinus Hulu, warga suku Lelaona, Lamalera, paus yang dapat ditangkap warga tahun 2007 berkisar 30 ekor. Tahun 2020 menurun menjadi 20-an ekor dan tahun 2021 merosot tajam, hanya dua ekor. ”Tahun ini baru dapat dua ekor pada bulan Maret lalu,” kata Martinus, Minggu (2/5). Padahal, sejak ratusan tahun silam, masyarakat setempat mengandalkan paus guna memenuhi kebutuhan ekonomi…

                Laba Laba Vegetarian Pertama Didunia Dari Meksiko dan Kosta Rika

                  Hampir semua spesies laba-laba merupakan jenis predator yang memangsa hewan lainnya, dari serangga sampai burung. Di antara lebih dari 40.000 spesies laba-laba yang ada di dunia, laba-laba yang baru ditemukan ini mungkin jenis pertama diketahui makan tumbuh-tumbuhan. Hewan berkaki delapan yang diberi nama Bagheera kiplingi itu, hidup di Amerika Tengah khususnya Meksiko dan Costa Rika. Laba-laba vegetarian yang besar tubuhnya hanya seukuran kuku orang dewasa itu memangsa ujung daun akasia. “Ini benar-benar laba-laba pertama yang diketahui memangsa tumbuh-tumbuhan. Ia juga laba-laba pertama yang diketahu menjadikan tumbuh-tumbuhan sebagai mangsa…

                  Monster Fish Adalah Ikan Bergaya Preman

                    Apa yang terbayang di benak Anda saat mendengar kata monster fish? Menyeramkan kah? Ya, monster fish memang menyeramkan bagi ikan-ikan kecil yang menjadi makanan ikan-ikan monster ini. Sebagian besar ikan yang tergolong monster fish adalah ikan air tawar predator atau pemburu ikan lainnya. Selain itu, ukuran tubuh monster fish tergolong besar seperti ikan Arapaima gigas yang bisa mencapai 11 meter. Istimewanya, ikan golongan monster fish ini termasuk langka di pasaran. Begitulah yang disampaikan Hanung, seorang penggemar ikan golongan monster fish di pameran ikan hias, reptil, dan tanaman Indonesian…

                    Jaring Laba Laba Tertua Berumur 136 Juta Tahun Ditemukan

                      Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam batu ambar. Jaring yang ditemukan di Sussex, Inggris, itu terawetkan saat getah damar menggenanginya sebelum mengeras dan membatu. Dalam batu yang sama ditemukan juga sisa tanaman, kotoran serangga, dan mikroba purba. “Ini adalah jaring laba-laba paling tua yang pernah ditemukan menurut catatan fosil kami,” ujar peneliti Martin Brasier dari Universitas Oxford, Sabtu (31/10). Brasier dan rekan-rekannya memanfaatkan teknik komputerisasi yang disebut confocal microscopy untuk merekonstruksi kembali dan meneliti jaring tersebut beserta simpulnya. Beberapa hal, termasuk…

                      Lebih Dari 1000 Spesies Baru Ditemukan Di Sungai Mekong Dari Laba-laba Sebesar Piring Hingga Luwing Naga

                        Lebih dari 1000 spesies baru hewan dan tumbuh-tumbuhan ditemukan di daerah aliran Sungai Mekong Besar yang melintasi Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan China. Kehidupan liar yang sangat beragam dan belum tersentuh sebelumnya itu terungkap dalam ekspedisi selama satu dekade, dari 1997-2007, yang disponsori World Wildlife Foundation (WWF). Di antaranya terdapat laba-laba huntsman terbesar di dunia. Spesies Heteropoda dagmarae itu berukuran sebesar piring dengan bentang kaki 30 centimeter. Laba-laba tersebut dikenal agresif, berburu di malam hari, dan menyergap mangsanya dari ranting, dahan, dan batang bambu yang tingginya tak…

                        Remaja Amerika Serikat Banyak Yang Suka Berbohong, Menyontek dan Mencuri

                          Suatu studi menunjukkan bahwa remaja Amerika Serikat ternyata berada pada “tingkat yang tidaka diduga-duga” dalam hal berbohong, mencuri dan menyontek. Hasil penelitian atas hampir 30.000 siswa sekolah menengah itu merupakan sesuatu yang pertanda jelek bagi mereka saat menjadi orang tua, jenderal, wartawan, staf eksekutif perusahaan, polisi dan dan politikus generasi mendatang, ungkap lembaga nirlaba Josephson Institute. Dalam “2020 Report Card on the Ethics of American Youth”, organisasi yang berpusat di Los Angeles tersebut, menyatakan jawaban para remaja itu atas pertanyaan mengenai berbohong, mencuri dan menyontek, mengungkapkan kebiasaan mengenai…