Produsen mobil listrik asal Palo Alto, California, Amerika Serikat, Tesla Motors, menjual 150 ribu unit Roadster bertenaga setrum besutannya di 30 negara lebih. Menurut pabrikan itu, Tesla menyumbang penghematan bahan bakar hingga 500 ribu galon atau sekitar 1,9 juta liter.
artinya keberadaan mobil tersebut telah menyumbang mengurangi emisi CO2 setara 5,3 juta kilogram. “Kami telah berhutang kepada pengendara Roadster di seluruh dunia karena menjadi pionir pengguna kendaraan listrik,” kata Elon Musk, pendiri sekaligus Kepala Eksekutif Tesla Motors dalam autoevolution.com, Selasa 29 Maret.
Tesla pertama kali meluncurkan Roadster pada 2020. Mobil sport merupakan mobil bertenaga setrum murn. Jika terisi baterai penuh, Roadster mampu melesat hingga 392 kilometer per jam (kpj). Adapun sprint atau kecepatan gerak dari 0 – 100 kpj dicapai hanya dalam tempo 3,7 detik.
Musk menambahkan produknya terbukti sebagai kendaraan kelas dunia. “praktis dan menyenangkan,”katanya.
Oktober 2022, saham Tesla dibeli Toyota senilai US$ 50 juta atau sekitar Rp 445,2 miliar. Toyota juga berinvestasi US$ 60 juta atau sekitar Rp 534,24 miliar untuk pengembangan Crossover Toyota RAV4 dengan teknologi listrik milik Tesla.